Dinkes DKI Temukan Lebih dari 40 Ribu Kasus TBC Sepanjang 2026, Kejar Target 68 Ribu Kasus

AKURAT JAKARTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah menemukan lebih dari 40.000 kasus tuberkulosis (TBC) di ibu kota sepanjang 2026.
Angka tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mencapai target penemuan sekitar 68.000 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan, Jakarta menjadi salah satu dari lima provinsi dengan kasus TBC yang cukup tinggi di Indonesia.
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta telah menjalankan sejumlah program untuk mempercepat penanganan TBC, baik melalui program pemerintah pusat maupun inisiatif yang dikembangkan di tingkat daerah.
Baca Juga: Skor TKA SMA Kini 200–800, Siswa Jangan Keliru Mengartikan Nilainya
Salah satu upaya yang kini gencar dilakukan adalah mengintegrasikan pelacakan atau tracing kasus TBC dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Ani menjelaskan, integrasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan penemuan kasus TBC di tengah masih adanya stigma di masyarakat.
Stigma tersebut menjadi salah satu kendala karena sebagian warga menolak ketika petugas melakukan pelacakan kasus.
"Untuk TBC, penanganan pertama yang harus dilakukan adalah menemukan kasusnya. Sampai dengan saat ini kami sudah menemukan sekitar 40.000 lebih kasus TBC di Jakarta dan targetnya adalah kami seharusnya menemukan sekitar 68.000 kasus TBC," kata Ani di Balai Kota Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Melalui integrasi dengan CKG, masyarakat yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan juga dapat menjadi sasaran pelacakan terhadap kemungkinan adanya kasus TBC.
Baca Juga: AYDA 2027 Kedubes AS Buka Pendaftaran, Peserta Harus Siap Ikuti Kelas di Jakarta Tanpa Uang Saku
Ani menyebut, capaian Jakarta dalam penemuan kasus dan pengobatan TBC sejauh ini sudah cukup baik. Namun, upaya pencegahan penularan masih perlu ditingkatkan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) kepada keluarga atau orang yang tinggal serumah dengan pasien TBC.
Menurut Ani, capaian pemberian TPT kepada kelompok tersebut masih relatif rendah.
Karena itu, Dinkes DKI Jakarta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengurus RT, RW, camat, dan lurah, untuk mendorong masyarakat menerima terapi pencegahan tersebut.
Baca Juga: Gratis dan Terbuka untuk Umum, Job Fair Itenas Jadi Kesempatan Pencari Kerja di Bandung
Dinkes DKI Jakarta juga terus meningkatkan investigasi kontak untuk mengidentifikasi orang-orang yang berpotensi tertular TBC dari pasien yang telah terdiagnosis.
Ani mengatakan, pelaksanaan pelacakan TBC yang terintegrasi dengan CKG dalam beberapa bulan terakhir mulai menunjukkan peningkatan capaian, baik dalam penemuan kasus, investigasi kontak, maupun pemberian terapi pencegahan.
"Kami targetkan di akhir tahun, di Desember ini semua target-target dari pemerintah pusat sudah kami selesaikan," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 4Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






