Jakarta

Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?

Winda Wahdania | 13 Oktober 2026, 16:30 WIB
Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
Villarreal dan Napoli sama-sama mengincar kemenangan perdana di fase liga UCL setelah kalah pada pertandingan pembuka.

AKURAT JAKARTA - Villarreal akan menjamu Napoli pada matchday kedua fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027, Rabu, 14 Oktober 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pukul 02.00 WIB di Stadion El Madrigal, Villarreal, Spanyol.

Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan setelah mengawali perjalanan di kompetisi Eropa musim ini dengan hasil mengecewakan.

Villarreal menelan kekalahan 2-3 ketika bertandang ke markas Borussia Dortmund pada pertandingan pembuka.

Sementara itu, Napoli harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor tipis 0-1 di kandang sendiri.

Hasil tersebut membuat duel kali ini menjadi kesempatan penting bagi kedua klub untuk memperbaiki posisi sekaligus membangun kepercayaan diri.

Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Villarreal belum tentu memiliki keuntungan besar. Performa El Submarino Amarillo di kompetisi Eropa masih mengkhawatirkan, sedangkan Napoli mulai menunjukkan perkembangan positif di kompetisi domestik. Kemenangan 3-0 atas Frosinone pada akhir pekan lalu menjadi modal berharga bagi tim asuhan Massimiliano Allegri.

Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim yang sedang berusaha menemukan kestabilan di bawah pelatih baru.

Villarreal membutuhkan solusi untuk mengatasi masalah konsistensi, sementara Partenopei ingin membuktikan bahwa peningkatan performa di Serie A dapat diterjemahkan menjadi hasil positif di panggung Eropa.

Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs Club Brugge di UCL, 14 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Nerazzurri di San Siro

Preview

Villarreal memasuki pertandingan ini dengan tekanan besar setelah mengalami periode sulit di UCL. Kekalahan dari Dortmund memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi 12 pertandingan di kompetisi tersebut.

Bahkan, mereka telah menelan tujuh kekalahan beruntun, sebuah rekor yang membuat pertandingan melawan Napoli semakin penting.

Situasi tersebut cukup mengejutkan mengingat Villarreal berhasil finis di posisi ketiga La Liga musim lalu.

Pencapaian itu menjadi salah satu hasil terbaik mereka dalam hampir dua dekade terakhir.

Namun, pergantian pelatih dari Marcelino ke Inigo Perez belum memberikan dampak positif yang konsisten.

Perez sempat membawa timnya meraih dua kemenangan beruntun di liga sebelum jeda internasional.

Sayangnya, Villarreal kembali mengalami kemunduran setelah dihancurkan Real Madrid pada pertandingan terakhir mereka.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sang pelatih.

Salah satu persoalan utama Villarreal adalah ketajaman lini depan. Ayoze Perez, Georges Mikautadze, dan Tani Oluwaseyi masih berusaha menemukan performa terbaiknya.

Di tengah kesulitan tersebut, Pape Gueye justru menjadi pencetak gol terbanyak klub di La Liga dengan koleksi tiga gol. Kondisi ini menunjukkan bahwa kontribusi gol dari para penyerang masih perlu ditingkatkan.

Villarreal juga harus berhati-hati menghadapi ancaman Napoli yang mulai menemukan ritme permainan.

Baca Juga: Prediksi Skor Galatasaray vs Barcelona di UCL, 14 Oktober 2026: Akankah Atmosfer Rams Park Mampu Hentikan Superioritas Blaugrana?

Meski kalah dari Arsenal pada matchday pertama, Partenopei memperlihatkan perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir di Serie A.

Sebelum jeda internasional, Napoli mengalahkan Bologna dan bermain imbang melawan Fiorentina.

Mereka kemudian melanjutkan tren positif dengan kemenangan telak 3-0 atas Frosinone.

Kevin De Bruyne tampil menonjol dengan mencetak dua gol, sedangkan Rasmus Hojlund juga berusaha mengembalikan ketajamannya di lini depan.

Namun, Napoli belum sepenuhnya terbebas dari persoalan. Penampilan mereka ketika menghadapi Arsenal memperlihatkan keterbatasan dalam membangun serangan. Napoli hanya mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,22 dan delapan sentuhan di kotak penalti lawan.

Statistik tersebut menggambarkan betapa sulitnya mereka menciptakan peluang berbahaya ketika menghadapi lawan dengan organisasi pertahanan kuat.

Selain itu, catatan tandang Napoli di UCL juga patut diperhatikan. Mereka tidak pernah menang dalam enam pertandingan tandang terakhir di kompetisi tersebut dan kalah dalam lima di antaranya.

Situasi ini membuka peluang bagi Villarreal untuk memanfaatkan dukungan publik sendiri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.