Angka Kemiskinan di Jakarta Turun Drastis, Gubernur Pramono: Pertama Kali di Bawah 4 Persen

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memamerkan capaian penurunan angka kemiskinan di ibu kota yang untuk pertama kalinya berada di bawah 4 persen.
Berdasarkan data Maret 2026, persentase penduduk miskin di Jakarta tercatat sebesar 3,96 persen.
Pramono menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta triwulan III 2026 di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga: Bukan Sekadar Jatuh Saat Bermain, Patah Tulang Berulang pada Anak Perlu Diwaspadai
"Alhamdulillah di bulan Maret kemarin baru pertama kali Jakarta itu persentase penduduk miskinnya di bawah 4 persen, yaitu 3,96 persen," kata Pramono.
Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, penurunan angka kemiskinan tersebut relatif tipis dibandingkan periode sebelumnya.
Pada September 2025, persentase penduduk miskin Jakarta tercatat sebesar 4,03 persen. Artinya, terjadi penurunan 0,07 poin persentase dalam enam bulan.
Dari sisi jumlah penduduk, warga yang masuk kategori miskin berkurang dari 439.120 orang pada September 2025 menjadi 432.620 orang pada Maret 2026. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 432 ribu penduduk miskin di Jakarta.
BPS juga mencatat garis kemiskinan Jakarta pada Maret 2026 sebesar Rp925.525 per kapita per bulan. Angka ini merupakan batas pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan.
Sementara itu, rata-rata rumah tangga miskin di Jakarta memiliki 4,89 anggota keluarga. Dengan garis kemiskinan tersebut, rata-rata batas pengeluaran rumah tangga miskin tercatat sekitar Rp4,52 juta per bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di UCL, 21 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Tengah Ancaman Kejutan Tim Norwegia
- 8Prediksi Skor FC Porto vs PSV Eindhoven di UCL, 21 Oktober 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman bagi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







