Jakarta

Gubernur Pramono Bakal Gelar Rapat Bergiliran di 44 Kecamatan Mulai Pekan Depan, Ingin Dengar Langsung Persoalan Warga

Laode Akbar | 1 November 2026, 14:56 WIB
Gubernur Pramono Bakal Gelar Rapat Bergiliran di 44 Kecamatan Mulai Pekan Depan, Ingin Dengar Langsung Persoalan Warga
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan menggelar rapat langsung di tingkat kecamatan untuk menyerap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Jakarta mulai pekan depan.

Langkah ini dilakukan agar permasalahan masyarakat tidak terlambat sampai ke tingkat pimpinan Pemprov DKI Jakarta akibat panjangnya hierarki birokrasi.

Pramono mengatakan, rapat tersebut akan melibatkan camat, seluruh lurah, wali kota atau bupati, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hingga empat asisten gubernur.

Baca Juga: Mitsubishi Pajero Sport 2027 Tampil Menjanjikan! SUV Andalan 7-Seater Siap Temani Perjalanan Keluarga

Menurutnya, mekanisme tersebut diperlukan agar persoalan di tingkat kelurahan maupun kecamatan dapat disampaikan dan ditangani secara lebih cepat.

"Jakarta ini punya 44 kecamatan, 267 kelurahan. Seringkali karena hierarki yang begitu panjang, persoalan di bawah itu sampai ke gubernur itu terlambat dan persoalannya sudah lewat," kata Pramono kepada wartawan, dikutip Minggu (1/11/2026).

Karena itu, Pramono ingin memulai tradisi baru dengan menggelar rapat di setiap kecamatan.

Dalam pertemuan tersebut, camat akan bertugas mempresentasikan berbagai persoalan wilayah dengan diikuti seluruh lurah dan jajaran pemerintah kota atau kabupaten.

OPD terkait juga akan dilibatkan agar persoalan yang membutuhkan penanganan lintas dinas dapat langsung dibahas bersama.

"Saya ingin memulai tradisi baru bahwa rapat diadakan di kecamatan yang mempresentasikan adalah camat, tetapi diikuti oleh seluruh lurah bersama dengan wali kota atau bupati, OPD terkait, dan empat asisten yang ada," ujarnya.

Baca Juga: Layanan Perpipaan Air PAM Jaya Capai 83 Persen, Bantu Tahan Penurunan Muka Tanah di Jakarta

Pramono meyakini, pola komunikasi tersebut dapat membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mengetahui persoalan yang selama ini belum tersampaikan kepada gubernur.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.