Jakarta

Warga Rusun Marunda Ngeluh Air Bersih, Pemprov Bangun Reservoir

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 14 September 2023, 16:01 WIB
Warga Rusun Marunda Ngeluh Air Bersih, Pemprov Bangun Reservoir

AKURAT.CO - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Marunda terkait minimnya ketersediaan air bersih.

Ia mengungkapkan, pihaknya melalui Perumda PAM Jaya telah membangun reservoir atau tempat penampungan air skala besar.

Lebih lanjut Heru memaparkan bahwa reservoir juga dibangun di wilayah lain, seperti Jakarta Barat.

Baca Juga: Vonis 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 25 Miliar, Mario Dandy Ajukan Banding

"Dirut PAM sudah membuat reservoir yang nanti tanggal 28 (September) akan saya tinjau di titik-titik yang rawan air bersih di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Ada 4 sampai 5," ujar Heru di Muara Angke, Kamis (14/09).

Heru menargetkan reservoir tersebut rampung pekan depan.

"Mungkin 1 minggu lagi, sudah jadi. Nanti sama-sama kita lihat," tutupnya.

Baca Juga: Soal Isu Ridwan Kamil, Basri Baco Pastikan Golkar DKI Usung Bang Zaki di Pilgub DKI

Sebelumnya, dalam kunjungan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Gabus Pucung yang berada di Rusun Marunda beberapa waktu lalu, Heru mendengarkan keluhan dari warga di antaranya terkait minimnya ketersediaan air bersih.

"Saya juga mendengarkan keluhan dan aspirasi warga saat berdialog. Di antaranya, terkait minimnya pasokan air bersih, keluhan kesehatan gatal-gatal kulit dan bantuan dari pemerintah bagi lansia," ujarnya, Sabtu (19/08).

"Saya pastikan, semua keluhan itu dalam proses penanganan oleh pihaknya," tegas Heru.

Baca Juga: LRT Jabodebek Tambah Jadwal Perjalanan Mulai Sabtu 16 September 2023

Untuk keluhan air bersih, kata Heru, pihaknya menghadirkan PAM Jaya untuk memberikan bantuan air bersih.

"Ada keluhan air bersih, kita hadirkan PAM Jaya untuk beri bantuan air bersih," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.