Tak Disangka, 5 Jajanan Favoritmu Ini Ternyata Warisan Eropa!

AKURAT JAKARTA - Tidak semua makanan populer yang kamu kenal sebagai jajanan pasar ternyata lahir dari dapur asli Indonesia.
Faktanya, ada beberapa resep yang sebenarnya merupakan warisan kuliner Eropa yang terbawa ke tanah air sejak masa penjajahan kolonial.
Mungkin kamu sering menikmatinya tanpa sadar bahwa makanan tersebut punya sejarah panjang dari benua lain.
Baca Juga: 5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Daging Kambing
Jajanan pasar memang identik dengan tradisi dan cita rasa lokal, tapi beberapa di antaranya justru berakar dari budaya kuliner asing.
Resep-resep dari Belanda, Prancis, hingga Jerman masuk dan beradaptasi dengan bahan serta selera orang Indonesia.
Hasilnya, lahirlah hidangan yang kini dianggap sebagai bagian dari identitas kuliner Nusantara.
Baca Juga: Bumbu Dapur Tradisional, Warisan Rasa yang Membuat Masakan Indonesia Mendunia
Berikut ini merupakan 5 jajanan popular di Indonesia yang ternyata warisan Eropa.
1. Kroket
Awalnya populer di Prancis sejak abad ke-17, lalu menyebar ke Belanda. Di Indonesia, kroket diolah dengan berbagai isian sesuai selera, mulai daging, ayam, hingga keju.
Baca Juga: Rahasia Rasa Kopi Robusta yang Bikin Pecinta Kopi Ketagihan
2. Kue Cubit
Jajanan populer di Jakarta ini sebenarnya hasil adaptasi dari kue Belanda bernama poffertjes, yaitu panekuk kecil yang manis.
3. Perkedel
Baca Juga: Sayuran yang Sebaiknya Tidak Digoreng demi Menjaga Kesehatan Tubuh
Terinspirasi dari frikadel khas Belanda yang berbahan dasar daging cincang.
Di Indonesia, frikadel diubah jadi perkedel berbahan kentang.
4. Kue Lapis Legit
Baca Juga: 5 Bahan Dapur Pengganti MSG, Nomor 3 Pasti Kamu Suka!
Asalnya dari kue Belanda bernama spekkoek.
Setelah masuk Nusantara, resepnya dikembangkan dengan tambahan rempah lokal seperti kayu manis dan cengkeh.
5. Kue Sus
Baca Juga: Resep Tumis Ikan Asin Jambal Roti Cabai Hijau, Enaknya Gabungan Gurih dan Pedas
Bukan jajanan asli Indonesia, melainkan pastry khas Prancis bernama choux.
Teksturnya renyah di luar, lembut di dalam, dengan beragam isi krim.
Akulturasi budaya ini menunjukkan bahwa kuliner di Indonesia begitu kaya karena pengaruh sejarah panjangnya.
Baca Juga: Resep Jus Segar dan Bikin Kulit Glowing yang Lagi Hits di TikTok
Meski bukan asli, jajanan tersebut kini sudah melebur dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan kuliner masyarakat Indonesia.
Jadi, lain kali ketika kamu menikmati jajanan pasar, ingatlah bahwa di balik rasanya ada jejak sejarah yang menarik. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






