Durian Merah Banyuwangi Cetak Sejarah dengan Sertifikat Indikasi Geografis

AKURAT JAKARTA - Durian merah Banyuwangi kini naik kelas setelah resmi mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang melindungi keaslian, kualitas, dan asal-usulnya.
Sertifikat Indikasi Geografis menegaskan bahwa durian merah ini merupakan produk khas Banyuwangi yang tidak bisa disamakan dengan durian dari daerah lain.
Penetapan tersebut menjadikan durian merah Banyuwangi sebagai durian merah pertama di Indonesia yang memperoleh perlindungan hukum negara.
Baca Juga: 5 Warung Bakso Favorit di Jakarta, Pecinta Wisata Kuliner Wajib Coba
Perlindungan ini mencegah penyalahgunaan nama dan memastikan bahwa durian merah yang beredar benar-benar berasal dari wilayah Banyuwangi.
Pengakuan negara juga memperkuat posisi durian merah sebagai komoditas penting dalam dunia kuliner Nusantara.
Sertifikat ini diharapkan bisa memberi manfaat nyata bagi petani durian merah di daerah sentra.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Rumah Makan Padang di Jakarta Pusat yang Enak dan Legendaris
Dengan status IG, nilai jual durian merah diyakini meningkat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
Selain sektor pertanian, kawasan sentra durian merah seperti Kecamatan Songgon berpotensi berkembang menjadi tujuan wisata agro unggulan.
Durian merah Banyuwangi dikenal memiliki daging buah berwarna merah dengan aroma kuat dan tekstur lembut.
Cita rasanya khas, memadukan sensasi manis legit dengan sentuhan pahit ringan yang berbeda dari durian pada umumnya.
Keunikan tersebut lahir dari kombinasi alam Banyuwangi, mulai dari jenis tanah, iklim tropis, hingga ketinggian wilayahnya.
Warna daging buahnya pun bervariasi, dari merah pekat hingga merah semburat, dengan bentuk buah bulat sampai lonjong.
Baca Juga: 8 Kuliner Betawi yang Enak namun Kian Langka
Durian merah Banyuwangi tergolong langka karena saat ini hanya enam pohon induk yang terdaftar dalam sertifikasi IG.
Produksi durian merah dari pohon induk tersebut diperkirakan mencapai empat ton per tahun dengan pengawasan ketat kualitas.
Enam varietas unggul nasional seperti Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan menjadi andalannya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



