Resep Capcay Goreng yang Gurih dan Segar, Hidangan Khas Tionghoa yang Sudah Akrab di Lidah Rakyat Indonesia

AKURAT JAKARTA - Capcay adalah nama hidangan khas Tionghoa, berupa banyak macam sayuran yang dimasak dengan cara direbus atau digoreng.
Capcay asal mulanya merupakan variasi dari hidangan khas Fujian. Nama capcay diambil dari dialek Hokkian yang secara harfiah berarti "aneka ragam sayur".
Namun kini Capcay telah menjadi masakan familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Hampir semua daerah mengenal masakan Capcay.
Bahkan, untuk menikmati Capcay kini tak perlu beli di restoran atau kedai seafood. Kalian bisa masak sendiri di rumah dengan panduan resep berikut ini:
Bahan:
- 1 ikat sawi hijau segar.
- 2 buah wortel segar.
- ¼ kol putih atau hijau.
- 1 helai daun bawang.
- 1 buah tomat segar.
- 2 helai daun seledri.
- 6 butir bakso.
- 1 buah sosis.
- 2 siung bawang putih.
- 1 butir telur.
- ½ bungkus lada bubuk
- Garam
- Gula
- Penyedap rasa
- Lada
- Saus sambal
- Kecap.
- Bawang goreng.
- Minyak untuk menumis.
- 1 ons tepung terigu.
Cara membuat:
1. Cuci semua bahan (kecuali bakso, telur, dan sosis) sampai bersih, lalu potong sesuai selera.
2. Buat adonan kekian dari tepung terigu, garam, dan air. Goreng, dan potong sesuai selera.
3. Siapkan wajan dan tambahkan 1 sendok minyak goreng.
4. Setelah minyak panas, masukkan bawang putih dan tumis hingga harum.
5. Lalu, masukkan sayuran dan tumis hingga semua agak layu.
6. Tambahkan telur, lalu tumis sampai telur menggumpal dan tambahkan potongan tomat, bakso, juga sosis.
7. Jangan lupa beri sedikit air agar sayuran empuk dan tetap segar.
8. Setelah itu, koreksi rasa dengan memberi tambahan garam, gula, dan lada.
9. Terakhir, tambahkan potongan kekian dan aduk sampai tercampur.
10. Angkat capcay goreng dan siap disajikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


