Benarkah Daging Kambing Bisa Menyebabkan Hipertensi? Simak Penjelasan Ini!

AKURAT JAKARTA - Pertanyaan tentang apakah daging kambing menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah subjek yang sering dibahas.
Berikut adalah penjelasan berdasarkan pemahaman yang telah dirangkum Akurat Jakarta kali ini.
Kandungan Daging Kambing
Baca Juga: CATAT! Ini 22 Kelurahan di Jakarta Selatan yang Buka Layanan Dukcapil di Akhir Pekan
Daging kambing adalah sumber protein hewani yang kaya dan juga mengandung lemak.
Secara umum, daging kambing memiliki profil nutrisi yang baik.
Meski begitu kandungan lemak jenuh dalam daging kambing bisa berkontribusi pada peningkatan kadar kolesterol jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Hubungan dengan Hipertensi
1. Lemak Jenuh dan Kolesterol
Konsumsi daging kambing dalam jumlah besar yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Dimana yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular.
2. Cara Pengolahan
Cara mengolah daging kambing juga berperan penting.
Pengolahan dengan banyak minyak atau santan (seperti pada beberapa hidangan tradisional) dapat menambah kandungan lemak dan kalori yang berpotensi mempengaruhi tekanan darah.
3. Sodium (Garam)
Hidangan daging kambing yang diproses dengan banyak garam atau bumbu tinggi sodium dapat meningkatkan tekanan darah.
Garam adalah faktor yang lebih langsung mempengaruhi tekanan darah dibandingkan daging itu sendiri.
Baca Juga: Resep Es Selendang Mayang Khas Betawi, Kuliner Tradisional Sejak Zaman Kolonial Belanda
Studi dan Pendapat Ahli
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah secara umum dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Namun, konsumsi daging kambing dalam jumlah yang wajar dan sebagai bagian dari diet seimbang tidak secara langsung menyebabkan hipertensi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







