Jakarta

Lewat Gala Bunga Matahari, Sal Priadi Coba Gambarkan Surga Lewat Lagu, Ternyata Terinspirasi Dari Al Quran

Titania Isnaenin | 9 Agustus 2024, 19:42 WIB
Lewat Gala Bunga Matahari, Sal Priadi Coba Gambarkan Surga Lewat Lagu, Ternyata Terinspirasi Dari Al Quran

AKURAT JAKARTA - Euforia Gala Bunga Matahari Sal Priadi, rupanya masih jadi perbincangan warganet.

Music Video yang diunggah pada Kamis, (8/8) lalu itu jadi trending topik nomor 1 di media sosial YouTube dengan apresiasi dari para penggemar yang luar biasa.

Visualisasi karya ditiap liriknya, membuat netizen haru terutama beberapa adegan yang sangat menyentuh dan penuh makna.

Tak hanya visualisasinya saja, lirik dari Gala Bunga Matahari tentang gambaran surga telah dijelaskan dalam al quran dan Hadist.

Lirik seperti "Adakah sungai-sungai itu benar-benar
Dilintasi dengan air susu?"

"Juga badanmu tak sakit-sakit lagi"

Bisa dijelaskan dalam sisi Islami.
Berikut adalah penjelasan lirik Gala Bunga Matahari.

Baca Juga: Ini Dia Arti Tersembunyi Dibalik Gala Bunga Matahari yang Sedang Viral

1. Sungai air susu

Penggambaran sungai dengan air susu, telah tertuang dalam QS Muhammad ayat 15.

Dimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَثَلُ الْجَـنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗ فِيْهَاۤ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّآءٍ غَيْرِ اٰسِنٍ ۚ وَاَ نْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚ وَاَ نْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ۚ وَاَ نْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗ وَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَا لِدٌ فِى النَّا رِ وَسُقُوْا مَآءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَآءَهُمْ

"Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?"

Adapun menurut Tafsir Kementerian Agama (Kemenag), sungai yang mengaliri seperti air susu itu selalu dalam keadaan layak diminum.

Air susu yang dimaksudkan adalah air yang tidak akan pernah basi atau rusak rasanya.

2. Tidak merasakan sakit di surga dan kembali muda

Penggambaran surga dengan penghuninya tertuang dalam HR Tirmidzi dan QS. Al Waqiah ayat 35-38 serta Hadist Riwayat.

Dikatakan saat di surga manusia akan kembali muda dan tidak menua serta mereka yang kembali kepasa Allah akan memiliki tubuh usia 33 tahun.

Dimana saat berada disurga maupun neraka, umur manusia tidak akan bertambah maupun berkurang.

Dari Sa'id al Khudri RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Penghuni surga yang ketika meninggal dunia masih kecil atau telah tua, akan diubah menjadi pemuda berumur 33 tahun saat di surga. Umur itu tidak akan bertambah. Demikian pula penghuni neraka." (HR Tirmidzi)

Kemudian juga tertuang dalam Q.S Al Waqiah ayat 36-38. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

إِنَّآ أَنشَأْنَٰهُنَّ إِنشَآءً فَجَعَلْنَٰهُنَّ أَبْكَارًا عُرُبًا أَتْرَابًا لِّأَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ

Artinya: "(35) Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung (36) dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan (37) penuh cinta lagi sebaya umurnya. (38) (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan."

Baca Juga: Indonesia Bawa Dua Medali Emas di Olimpiade Paris 2024, Netizen Malah Waswas Soal Bea Cukai

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, mereka yang meninggal dalam keadaan tua dan renta akan dibangkitkan dengan kondisi muda dan menarik saat di surga. Mengenai hal tersebut, Al-Hasan bercerita, suatu ketika ada seorang nenek-nenek yang mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah semoga Dia memasukkan aku ke dalam surga."

Rasulullah SAW menjawab, "Hai Ummu Fulan, sesungguhnya surga itu tidak akan dimasuki oleh nenek-nenek,"

Maka nenek-nenek itu pergi seraya menangis. Lalu, Rasulullah kembali bersabda,

"Beritahukanlah kepadanya bahwa dia tidak dapat memasukinya (surga) dalam keadaan nenek-nenek. Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman, 'Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan ciptaan yang baru, maka Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.'" (HR Tirmidzi).

Sementara penjelasan tidak ada rasa sakit, Rasulullah SAW pernah bersabda "Mereka tidak akan pernah jatuh sakit, membuang ingus, atau meludah." (HR Bukhari)

Dengan kata lain, semua penduduk surga berkumpul dalam keadaan dan kondisi yang baik.

Ini seperti diriwayatkan dalam hadits Muslim,

"Sesungguhnya kalian akan tetap sehat dan tidak pernah sakit lagi, kalian akan tetap hidup dan tidak pernah mati lagi, kalian akan tetap uda dan tidak pernah tua renta lagi, kalian akan terus berbahagia, dan tidak pernah merasa sedih dan menderita lagi." (HR Muslim)

Allah SWT telah menjamin kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan bagi penghuni surga. Dari Abdullah bin Mas'ud RA, Rasulullah SAW berkata,

"Di surga tidak ada bencana dan musibah, tidak ada penderitaan dan kesusahan." (HR Muslim).***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.