Jakarta

12 Manfaat Berjalan Kaki, Yuk Dimulai Besok Pagi

Hawa E. Azhari | 9 Agustus 2024, 22:16 WIB
12 Manfaat Berjalan Kaki, Yuk Dimulai Besok Pagi

AKURAT.CO - Jalan kaki merupakan pilihan olah raga kardio yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, namun memiliki banyak manfaat kesehatan.

Manfaat jalan kaki sangatlah banyak, jadi mulai sekarang jangan malas berjalan kaki agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Berikut dilansir dari Website Kementrian Kesehatan RI, 12 manfaat bejalan kaki:

1. Mencegah penyakit jantung

Baca Juga: Arus Survei Indonesia Rilis Hasil Survei Bakal Calon Wagub Bengkulu 2024

Berjalan kaki  membantu mencegah penyakit jantung. Sebab, bisa menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta memperlancar sirkulasi darah.

2. Menenangkan pikiran

Aktivitas berjalan kaki dapat menjaga kadar endorphin (hormon yang memberikan energy positif) sehingga dapat membantu menenangkan pikiran

3. Perubahan positif pada otak

Baca Juga: Konser Sheila On 7 Tunggu Aku di Bandung Diterpa Isu Batal, Promotor Pastikan Berjalan Sesuai Rencana

Berjalan kaki juga membantu mencegah pikun, mengurangi risiko Alzheimer dan memperbaiki kesehatan mental dengan mengurangi stres mental dan menjaga kadar endorfin tinggi dalam tubuh.

4. Memperbaiki penglihatan

Manfaat berjalan kaki lainnya membantu memerangi glaukoma, penyakit yang disebabkan cairan terkumpul di bagian depan mata dan meningkatkan tekanan atas syaraf penglihatan.

5. Menambah volume paru-paru

Berjalan kaki juga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam peredaran darah dan membantu melatih paru-paru, karena dengan bernafas lebih dalam dan lebih baik, penyakit paru-paru juga bisa diatasi.

Baca Juga: JANGAN LUPA! Saksikan Kirab Bendera Pusaka dan Nikmati Berbagai Hiburan di 5 Titik Jakarta Pada Besok Pagi, Ada Gambang Kromong hingga Tanjidor

6. Menambah kekuatan otot

Dengan berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari, sama dengan berlatih di fitness centre, apalagi jika berjalan mendaki, yang kemungkinan mendapat cedera lebih kecil.

7. Efek positif bagi pankreas

Menurut hasil studi, sekelompok orang yang berjalan kaki secara rutin dalam enam bulan menunjukkan peningkatan daya tahan terhadap glukosa enam kali lipat dibanding mereka yang berlari.

8. Mencegah Diabetes

Baca Juga: 7 Langkah Cepat Download Video TikTok Tanpa Watermark Pakai Snaptik

Dengan membiasakan berjalan kaki  sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk.

9. Menekan Risiko Serangan Jantung

Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti.

Dengan berjalan kaki akan memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Sehingga kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.

10.  Berat badan stabil

Berjalan kaki secara rutin, membuat laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki.

Baca Juga: SAMAK! Ini Rekayasa Lalu Lintas saat Kirab Bendera Pusaka di Jakarta Besok Pagi, Mulai dari Istana Menuju Bandara Halim Perdanakusuma

Kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar dengan meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.

11. Memperkuat sendi dan tulang

Berjalan kaki secara teratur juga bisa meningkatkan mobilitas sendi, mencegah menurunnya masa tulang, bahkan juga mengurangi risiko keretakan.

12. Menghilangkan sakit punggung

Berjalan kaki mendorong perbaikan sirkulasi darah di dalam struktur tulang belakang dan memperbaiki postur tubuh dan fleksibilitas yang vital bagi kesehatan tulang belakang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.