Jakarta

Kasus TBC di Jakarta Sangat Tinggi, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Zainal Abidin | 15 Mei 2025, 10:08 WIB
Kasus TBC di Jakarta Sangat Tinggi, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

AKURAT JAKARTA - Saat ini, Pemprov DKI Jakarta bersama Gubernur Pramono Anung tengah fokus menangani penyakit Tuberkulosis (TBC) tuberkulosisyang sedang mengintai warganya.

Tingginya kasus TBC di Jakarta jadi alarm bahaya, apalagi penyakit ini mudah menular lewat udara dan menyebar cepat di lingkungan padat penduduk.

Penyebab penyakit TBC adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru.

Baca Juga: Diet Sehat dan Aman Itu Nggak Harus Sengsara, Asal Tahu Triknya!

Bakteri ini menyebar melalui percikan air liur saat penderita TBC aktif batuk, bersin, bahkan saat berbicara.

Kepadatan penduduk yang tinggi di Jakarta menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.

TBC lebih mudah menyerang terhadap orang dengan sistem imun yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS, lansia, dan anak-anak, lebih berisiko.

Baca Juga: Awas, Muncul Penyakit Baru Berbahaya: Apa Itu Diabetes Tipe 5?

Penyakit ini sangat berbahaya karena sering kali baru terdeteksi di tahap lanjut, karena gejalanya mirip dengan flu pada awalnya.

Gejala awal TBC meliputi batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu, rasa lelah yang berlebihan, demam, penurunan nafsu makan, serta penurunan berat badan yang signifikan.

Jika tidak segera ditangani, penyakit berbahaya ini dapat berkembang menjadi bentuk aktif dengan gejala batuk berdarah, nyeri dada, sesak napas, dan berkeringat saat malam hari.

Baca Juga: Sering Buang Air Kecil dan Berat Badan Turun? Waspada Gejala Diabetes pada Anak!

Meski terdengar menakutkan, TBC bisa dicegah.

Langkah pertama adalah vaksinasi BCG yang biasanya diberikan sejak bayi.

Selain itu, menjaga daya tahan tubuh lewat pola makan sehat, cukup istirahat, dan olahraga teratur juga sangat penting.

Baca Juga: Mau Ngemil Tapi Khawatir Kolesterol? Cobalah 5 Pilihan Camilan Berikut Ini!

Pastikan rumah punya sirkulasi udara yang baik dan rajin dibersihkan agar bakteri tidak mudah berkembang.

Hindari kontak langsung dengan penderita TBC aktif, dan jika mengalami gejala mencurigakan, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ingat, semakin cepat dideteksi, semakin besar peluang untuk sembuh total.

Baca Juga: Termasuk Bisa Bantu Kurangi Stres, Inilah 6 Manfaat Luar Biasa Buah Markisa untuk Tubuh

TBC bukan lagi sekadar penyakit masa lalu. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, ia diam-diam mengintai.

Tapi dengan kesadaran dan pencegahan, kita bisa melindungi diri dan orang terdekat dari ancamannya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.