Masih Pakai Minyak Bekas untuk Memasak? Ini Tips dari Ahli Agar Makanan yang Dimasak Tetap Aman

AKURAT JAKARTA - Menggunakan minyak bekas pakai memang terlihat praktis dan hemat, tetapi sudahkah kamu tahu bahwa kebiasaan ini menyimpan bahaya tersembunyi?
Banyak orang memilih untuk menghemat dengan menggoreng menggunakan minyak yang sama berulang kali.
Padahal, efek buruk dari minyak goreng bekas bisa berdampak langsung pada kesehatan kamu dalam jangka panjang.
Jennifer Pallian, seorang ahli pangan berpengalaman, menegaskan pentingnya mengganti minyak dengan yang baru setiap kali kamu memasak.
Selain menjaga rasa dan kualitas makanan, langkah ini juga membantu menghindari paparan senyawa berbahaya.
“Asap dari minyak yang terlalu panas dapat mengandung partikel beracun, yang dapat menimbulkan risiko pernapasan,” jelasnya.
Baca Juga: Viral Pasangan Gay Bikin Gempar Netizen Usai Gelar Foto Prewedding dengan Adat Jawa
Ini menjadi peringatan penting, terutama jika kamu terbiasa memasak dengan suhu tinggi.
Pallian menyarankan suhu ideal untuk memasak adalah antara 175 hingga 190 derajat Celsius, dan sangat tidak disarankan membiarkan minyak mencapai titik asap.
Ketika minyak mencapai suhu terlalu tinggi, komposisi kimianya berubah dan menghasilkan asap yang bisa mengiritasi saluran pernapasan.
Hal ini tak hanya membahayakan kesehatan paru-paru kamu, tapi juga mempercepat kerusakan nutrisi pada makanan yang digoreng.
Dengan mengganti minyak secara rutin, kamu membantu menjaga sistem tubuh tetap sehat dan terhindar dari risiko kronis seperti peradangan, kerusakan sel, bahkan gangguan pernapasan.
Maka dari itu, yuk mulai membiasakan diri menggunakan minyak goreng baru dan hindari penggunaan minyak yang telah dipanaskan berulang kali.
Baca Juga: Terungkap! Bahaya Menggoreng dengan Minyak Bekas yang Tak Pernah Kamu Duga
Kesehatanmu jauh lebih berharga dibandingkan segelas minyak yang dihemat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih

