Jakarta

Jangan Panik! 7 Tips Praktis Atasi Keracunan Makanan

Zainal Abidin | 29 September 2025, 11:00 WIB
Jangan Panik! 7 Tips Praktis Atasi Keracunan Makanan

AKURAT JAKARTA - Keracunan makanan adalah masalah kesehatan yang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Kondisi ini biasanya terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat berbahaya.

Gejalanya beragam, mulai dari mual, muntah, diare, hingga demam.

Baca Juga: MoJA Museum, Destinasi Wisata Seni dan Hiburan Kekinian di Jakarta

Meski sebagian kasus bisa sembuh dengan sendirinya, penanganan cepat sangat diperlukan agar tidak menimbulkan komplikasi.

Berikut 7 tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi keracunan makanan:

1. Hentikan konsumsi makanan penyebab

Baca Juga: 8 Buah Khas Jakarta yang Semakin Langka dan Hampir Terlupa

Begitu muncul gejala, segera hentikan makanan atau minuman yang dicurigai menjadi sumber keracunan.

2. Perbanyak minum cairan

Muntah dan diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Minumlah air putih, larutan elektrolit, atau oralit untuk mencegah dehidrasi.

Baca Juga: Museum di Tengah Kebun: Surga Koleksi Antik yang Tersembunyi di Jantung Jakarta

3. Istirahat yang cukup

Biarkan tubuh beristirahat agar sistem kekebalan bekerja maksimal dalam melawan racun.

4. Pilih makanan yang mudah dicerna

Baca Juga: 6 Manfaat Kulit Petai Rebus untuk Kesehatan, Murah tapi Berkhasiat

Saat kondisi mulai membaik, konsumsi makanan lembut seperti bubur, pisang, sup bening, atau roti tawar. Hindari makanan pedas, berminyak, dan produk susu sementara waktu.

5. Jangan sembarangan minum obat anti-diare

Beberapa obat dapat menahan racun di dalam tubuh lebih lama. Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga: 5 Manfaat Air Garam Hangat untuk Kesehatan, Murah dan Alami

6. Gunakan kompres hangat bila perlu

Jika perut terasa kembung atau nyeri, kompres hangat dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman.

7. Segera ke dokter bila muncul tanda bahaya

Baca Juga: Dari Lisbon ke Edinburgh, Ini 5 Kota Paling Membahagiakan di Dunia untuk Liburan, Indonesia Belum Masuk

Waspadai gejala seperti lemas, pandangan kabur, muntah terus-menerus, diare berdarah, demam tinggi, atau dehidrasi parah.

Kondisi ini perlu penanganan medis segera, apalagi bila terjadi pada bayi, anak-anak, lansia, atau penderita penyakit kronis.

Keracunan makanan memang sering dianggap sepele, namun jika diabaikan bisa berakibat fatal.

Baca Juga: Jembatan Kota Intan, Jejak VOC yang Kini Jadi Surga Fotografi di Kota Tua

Menjaga kebersihan makanan, memastikan makanan matang sempurna, serta mencuci tangan sebelum makan adalah langkah pencegahan terbaik agar keracunan tidak terjadi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.