Jakarta

Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal, Apakah Kamu Juga Melakukannya?

Zainal Abidin | 25 Desember 2025, 18:01 WIB
Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal, Apakah Kamu Juga Melakukannya?

AKURAT JAKARTA - Bicara tentang kebiasaan yang merusak ginjal, banyak orang mengira hanya makanan atau penyakit tertentu yang jadi penyebab.

Padahal, kebiasaan yang merusak ginjal sering muncul dari hal-hal sederhana yang kamu lakukan setiap hari tanpa sadar.

Tak sedikit kasus kebiasaan yang merusak ginjal berawal dari pola hidup yang terlihat “biasa”, tetapi perlahan menggerogoti fungsi organ penting ini.

Baca Juga: Bukan Sekadar Gaya, Ini Rekomendasi 7 Kado Natal 2025 Paling Fungsional untuk Cowok

Ginjal bekerja tanpa henti menyaring racun dan mengatur cairan tubuh — namun kerusakannya sering baru terasa ketika sudah parah.

Karena itu, memahami kebiasaan kecil yang berisiko bisa menjadi langkah awal untuk melindungi kesehatan kamu.

Dilansir dari Instagram @dokterdecsa, banyak pasien gagal ginjal ternyata memiliki pola hidup yang dipenuhi kebiasaan sepele, tetapi berbahaya bagi ginjal.

Baca Juga: Dongeng Anak: Putri Aluna, Srigala, Ular Raksasa dan Nenek Sihir

Apa saja yang perlu kamu waspadai? Yuk, simak penjelasannya.

1. Konsumsi obat nyeri berkepanjangan

Obat nyeri memang membantu meredakan keluhan, namun penggunaan jangka panjang bisa mengiritasi ginjal dan menurunkan fungsinya.

Baca Juga: Tetap Kenyang dan Kalori Lebih Terkontrol, Ini 5 Alternatif Pengganti Nasi yang Tepat

Obat-obatan tertentu dapat mengganggu aliran darah ke ginjal dan menyebabkan kerusakan pada jaringan ginjal.

Jadi, gunakan obat seperlunya dan selalu konsultasi dengan dokter.

2. Makan terlalu asin

Baca Juga: Jangan Asal Tahan, Ini Cara Plank yang Benar untuk Pemula

Rata-rata orang Indonesia bisa mengonsumsi garam lebih dari 15 gram per hari, sementara batas aman WHO hanya 5 gram.

Menurut Alodokter, konsumsi garam berlebih membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang natrium dan berpotensi memicu gagal ginjal.

Mengurangi makanan olahan dan memilih label rendah garam adalah pilihan yang lebih bijak.

Baca Juga: Hangat, Gurih, Bergizi, Pahami Keunggulan Makanan Berkuah untuk Harian Kamu

3. Jarang minum air putih

Air membantu ginjal membuang sisa metabolisme.

Menurut Halodoc, kurang minum bisa memicu dehidrasi, batu ginjal, hingga infeksi saluran kemih.

Baca Juga: Ingin Coba Tantangan Plank 30 Hari Tanpa Libur? Ketahui Dulu Plus dan Minusnya

Dengan menjaga hidrasi, kamu membantu ginjal bekerja lebih ringan.

4. Menyepelekan tekanan darah dan gula darah

Hipertensi dan diabetes adalah dua penyebab utama gagal ginjal kronis.

Baca Juga: Empuk, Tidak Amis, Tetap Gurih, Begini Cara Mengolah Cumi dari Awal

Jika sudah terdiagnosis, disiplin kontrol dan minum obat menjadi kunci pencegahan kerusakan lebih lanjut.

5. Malas bergerak (mager)

Kurang aktivitas memicu sindrom metabolik, meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes yang pada akhirnya membebani ginjal.

Baca Juga: Enak tapi Berisiko, Hindari 5 Kombinasi Mi Instan dengan Makanan dan Minuman Berikut ini

Menurut laman Jaga Diri, tubuh yang jarang bergerak membuat metabolisme melambat dan daya tahan tubuh menurun.

Ginjal memang “pendiam”, tetapi bisa rusak tanpa gejala berarti.

Mulai sekarang, jaga ginjal dengan minum cukup air, batasi garam, rajin bergerak, serta rutin memeriksa tekanan darah dan gula darah.

Baca Juga: Dari Jantung hingga Rambut, Inilah 12 Manfaat Tomat yang Jarang Diketahui

Langkah sederhana ini dapat membantu kamu terhindar dari risiko gagal ginjal di kemudian hari. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.