Jakarta

Terlihat Masih Baik tapi Berbahaya, Kenali 7 Makanan yang Tak Boleh Disimpan Lama

Zainal Abidin | 2 Januari 2026, 10:15 WIB
Terlihat Masih Baik tapi Berbahaya, Kenali 7 Makanan yang Tak Boleh Disimpan Lama

AKURAT JAKARTA - Sebagian makanan cepat rusak di dapur sering kamu abaikan, padahal dampaknya bisa serius bagi kesehatan.

Banyak makanan cepat rusak yang tampak masih baik, tetapi sebenarnya sudah melewati masa simpan.

Saat makanan cepat rusak ini tetap dikonsumsi, risiko keracunan hingga pemborosan pun meningkat.

Baca Juga: Bukan Skincare, Ini 7 Buah yang Diam-Diam Lawan Penuaan Dini

Karena itu, memahami cara penyimpanan yang benar dapat membantumu menjaga bahan makanan tetap segar, hemat, dan aman disantap setiap hari.

Mulai dari susu, roti, hingga kentang yang bertunas, semuanya membutuhkan perlakuan khusus agar tidak merusak kualitas masakanmu.

Berikut jenis bahan yang perlu kamu perhatikan cara menyimpannya:

Baca Juga: Agar Aroma Tidak Hilang, Kenali 7 Trik Menyimpan Kopi di Rumah

1. Susu dan Olahan Susu

Kamu wajib memperhatikan masa simpannya.

Rata-rata, susu hanya bertahan 5–7 hari setelah dibuka.

Baca Juga: Dari Festival Hingga Konser Pantai, Ini 5 Event Tahun Baruan di Jakarta yang Bisa Dipilih

Jika terlalu lama, susu mudah asam, menggumpal, dan berbau tak sedap.

Simpan di lemari es bersuhu stabil dan segera kembalikan ke kulkas setelah digunakan.

2. Biji-bijian

Baca Juga: Siap-siap Merapat! Konser Dewa 19 Nanti Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Ancol

Meski tampak kering, biji-bijian sangat sensitif pada kelembapan.

Jika salah simpan, rasanya berubah, cepat berjamur, dan berbau tengik karena kandungan minyak alaminya.

3. Kentang

Baca Juga: Menjelajahi Seven Summits of Java, Pendakian Tujuh Puncak Megah di Tanah Jawa

Bisa bertahan sampai dua bulan di suhu ruang yang sejuk dan kering.

Namun, jika muncul bintik hitam, kecambah, atau bau menyengat, sebaiknya jangan kamu konsumsi lagi.

4. Bawang Putih & Merah

Baca Juga: Siap-siap Ambyar! Konser New Pallapa Ramaikan Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Ancol

Idealnya disimpan 1–2 bulan di tempat kering dan berventilasi baik.

Lingkungan lembap membuatnya cepat bertunas dan busuk — jadi jangan taruh di kulkas, ya.

5. Rempah-rempah Kering

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2026, Menyemai Harapan, Memetik Syukur

Memang awet, tetapi aromanya mulai memudar setelah 2–3 tahun.

Jika wangi khasnya hilang, kualitas masakanmu pun ikut turun.

6. Roti

Baca Juga: Memadukan Cahaya dan Sejarah, Jakarta Light Festival Hiasi Malam Tahun Baru di Kota Tua

Umumnya bertahan 3–7 hari.

Di tempat lembap, jamur akan cepat muncul.

Gunakan wadah kedap udara atau bekukan, lalu panaskan sebelum dimakan.

Baca Juga: Dongeng Anak: Sejarah Elang Memusuhi Ayam

7. Minyak Zaitun

Setelah enam bulan, kualitasnya menurun.

Aromanya bisa berubah dan rasanya tidak lagi sedap, meskipun belum tentu berbahaya.

Baca Juga: Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota New York Pertama Beragama Islam, Diambil Sumpah Jabatan di Atas Al-Quran

Dengan memahami masa simpan dan kebiasaan penyimpanan yang tepat, kamu bukan hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga melindungi keluarga dari risiko makanan yang sudah tidak layak konsumsi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.