Begini Cara Mengatasi Sembelit pada Lansia akibat Antibiotik

AKURAT.CO Antibiotik adalah jenis obat yang umum digunakan untuk melawan infeksi bakteri. Namun seperti jenis obat lainnya, penggunaan antibiotik juga memiliki berbagai efek samping.
Salah satu efek samping yang seringkali dialami saat mengonsumsi antibiotik adalah munculnya gangguan pencernaan seperti sembelit, terutama pada pasien lansia.
Menurut penjelasan dari dokter Caesar Givani Sp.PD, hal tersebut dapat terjadi karena antibiotik yang dikonsumsi tidak hanya membunuh bakteri penyebab infeksi saja, melainkan juga dapat membunuh bakteri baik yang ada di dalam usus.
Baca Juga: Hati Putih Bersinar pada Lambang PSHT Ternyata Punya Makna Mendalam
“Jika seseorang mengonsumsi antibiotik, apalagi yang dapat membunuh banyak jenis bakteri, maka antibiotik dapat membunuh bakteri penghuni normal usus besar” jelasnya.
Hal ini kemudian dapat mengganggu keseimbangan alami bakteri dalam usus, yang menyebabkan adanya perubahan dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi, dan pada gilirannya dapat menyebabkan sembelit.
Beberapa antibiotik juga memiliki efek samping langsung yang memperlambat gerakan usus, sehingga bisa menimbulkan masalah sembelit.
Baca Juga: Moxa Tawarkan Permainan Menarik di FIFGROUP 35th Localicious, Catat Tanggalnya di Sini
Meskipun umum dialami oleh semua orang, lansia biasanya biasanya lebih rentan mengalami masalah tersebut karena sistem metabolisme mereka yang lebih lambat dan kemungkinan adanya kondisi kesehatan lain yang bisa memengaruhi sistem pencernaan mereka.
Untuk mengantisipasi efek samping ini, dokter Caesar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan bakteri dalam usus dengan mengonsumsi probiotik.
Probiotik sendiri merupakan mikroorganisme hidup atau bakteri baik yang, ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, memberikan manfaat kesehatan pada tubuh yang mengonsumsinya.
Pada kasus sembelit akibat antibiotik pada lansia, “probiotik dapat memulihkan jumlah bakteri baik di usus yang berkurang akibat penggunaan antibiotik. Ini membantu memperbaiki fungsi pencernaan dan mengatasi gejala sembelit. Selain itu, probiotik juga telah terbukti dapat membantu meningkatkan gerakan usus yang alami, sehingga mempermudah proses buang air besar” imbuhnya.
Dalam mengatasi masalah ini, dokter Caesar menyarankan untuk memilih probiotik dengan strain yang telah terbukti efektif dalam mengatasi gangguan pencernaan yang disebabkan oleh antibiotik, strain probiotik bidifobacterium bifidum menjadi salah satunya.
Menurut keterangannya, strain probiotik ini dapat membantu mengatasi sembelit pada lansia yang sedang mengonsumsi antibiotik karena bisa meningkatkan produksi asam laktat dan mendukung perbaikan keseimbangan mikrobiota usus.
Baca Juga: Simak 7 Dokumen Syarat Pendaftaran CPNS 2024 yang Wajib Dipersiapkan
Strain probiotik tersebut dapat dengan mudah Anda dapatkan dari mengonsumsi suplemen probiotik seperti G-NiiB Immunity+ (SIM01).
G-NiiB Immunity+ (SIM01) merupakan suplemen probiotik dan prebiotik yang mengandung tiga jenis probiotik, bifidobacterium bifidum, bifidobacterium adolescentis dan bifidobacterium longum, yang telah teruji klinis memiliki berbagai manfaat kesehatan, khususnya untuk sistem pencernaan dan imun.
Selain itu, suplemen probiotik ini juga aman dikonsumsi oleh anak-anak mulai dari dua tahun hingga lansia dan telah bersertifikat halal sehingga terjamin kualitasnya.
Baca Juga: Saldo DANA Gratis Cair Rp600 Ribu Mudah, Amati Cara dan Tahapannya Berikut Ini
Agar dapat bekerja dengan optimal, dokter Caesar menyarankan untuk mengonsumsi probiotik dalam jeda waktu yang terpisah dari konsumsi antibiotik, minimal 2 jam sebelum atau setelah meminum antibiotik.
Hal ini bertujuan untuk mencegah antibiotik membunuh bakteri baik yang baru saja dikonsumsi melalui probiotik.
Dokter Caesar juga mengingatkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai penggunaan probiotik atau mengubah regimen pengobatan apa pun, terutama bagi para lansia yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang dalam pengobatan khusus.
Baca Juga: 5 Karakter di Anime Jujutsu Kaisen yang Memiliki Fans Terbanyak
Selain itu, penting untuk memantau gejala dan merespon dengan cepat jika terjadi efek samping atau reaksi yang tidak diinginkan setelah mengonsumsi kombinasi antibiotik dan probiotik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







