Semakin Gila, P Diddy Kini Dituduh Jual Rekaman Kekerasan Seksual Para Korbannya

AKURAT JAKARTA - Semakin terang benderang, korban P Diddy banyak melaporkan kejadian traumatik yang dialaminya pasca rappper asal Amerika tersebut ditangkap atas dugaan kasus perdagangan seks hingga pemerasan.
Seorang wanita baru-baru ini mengaku mendapat kekerasan seksual dari Sean Diddy Combs dan juga pengawalnya Joseph Sherman yang membuat dirinya trauma.
Wanita bernama Thalia Graves dalam konferensi pers bersama para wartawan mengaku sengaja dibius menggunakan narkoba dan mengalami sejumlah pelecehan pada tahun 2001.
Tak hanya itu, P Diddy beserta pengawalnya justru dengan sengaja memfilmkan pemerkosaan tersebut tanpa persetujuan Graves.
Kejadian bermula saat wanita tersebut masih menginjak usia 25 tahun.
Ia mengenal Diddy Combs dari kekasihnya yang bekerja di label rekaman milik Diddy yakni Bad Boy Record.
Graves kemudian menyebut bahwa Sherman dan P Diddy berusaha membujuknya untuk ikut bersama mereka ke studio rekaman.
Singkat cerita Graves pun mengiyakan ajakan Diddy dan Sherman hingga satu mobil dengan mereka.
Baca Juga: Seorang Wanita Bocorkan Freak Off Party Milik P Diddy: Ada Banyak Artis Hollywood yang Terlibat
Diddy pun sempat menawarkan segelas anggur yang kemungkinan dicampur dengan narkoba, dan diminum oleh Graves tanpa rasa curiga.
Namun selang beberapa menit kemudian, ia merasa pening, pusing dan lemas sehingga ia kehilangan kesadaran.
Saat terbangun,Graves mengaku kaget dengan penampilannya yang sudah telanjang bulat di sebuah studio di kawasan Manhattan dengan tangan terikat dipunggung.
Ia kemudian memberontak namun P Diddy berusaha memperkosanya tanpa ampun.
Thalia Graves bahkan sempat dibenturkan kepalanya ke meja billiard saat berusaha menghindar dari P Diddy.
Bahkan menurut keterangannya, Thalia Graves mengalami pelecehan seksual baik saat dia sadar maupun tidak sadar lantaran kejadian itu ia rekam dan disebarkan oleh P Diddy untuk dijual.
Mendapati P Diddy rampung dengan aksi bejatnya, akhirnya Graves diantar pulang menggunakan supir.
Namun ia begitu khawatir jika Sean Combs akan mengejar keluarganya jika dirinya membuat laporan pemerkosaaan.
Ia bahkan sempat mengaku mengalami depresi berat atas kasus pemerkosaan tersebut hingga mencoba bunuh diri.
Sementara itu, Sherman membantah “tuduhan palsu dan tidak berdasar” yang digugat oleh Graves.
Menurutnya upaya Graves untuk menggugat dirinya dan juga P Diddy adalah sebagai upaya untuk melakukan pemerasan.
“Tuduhan ini tidak hanya salah tapi juga merusak karakter saya. Saya belum pernah bertemu dengan penuduh, dan saya tidak bekerja dengan Sean Combs selama masa tersebut. Saya akan mengambil tindakan hukum untuk mengatasi pencemaran nama baik ini dan melindungi nama saya.” kata Sherman.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


