Padel Jadi Tren Gaya Hidup, Ini Panduan Lengkap Aturan dan Cara Bermain

AKURAT JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel menjadi fenomena baru di dunia olahraga, termasuk di Indonesia.
Lapangan-lapangan padel bermunculan di berbagai kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung, hingga Bali, dan ramai dikunjungi pencinta olahraga yang mencari sensasi baru.
Olahraga padel dianggap sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan modern.
Baca Juga: Sejarah Padel dan Manfaat Kesehatannya: Olahraga dari Halaman Rumah yang Mendunia
Padel dimainkan di lapangan persegi panjang berukuran 20 x 10 meter, dikelilingi dinding kaca yang justru menjadi bagian dari permainan.
Seperti halnya olahraga tenis, lapangan padel juga terdapat net yang membagi area menjadi dua.
Peralatan yang Dibutuhkan
Baca Juga: Rematch Tinju Selebritas El Rumi vs Jefri Nichol Malam ini, Catat Jam dan Cara Nontonnya!
Untuk memulai, pemain memerlukan raket padel khusus yang padat dan berlubang kecil, bola padel dengan tekanan udara lebih rendah daripada bola tenis, pakaian olahraga yang nyaman, serta sepatu padel dengan grip yang kuat agar aman saat bergerak cepat.
Semua ini menunjang performa sekaligus kenyamanan bermain.
Cara dan Aturan Main
Baca Juga: Semangka, Buah Surga yang Menyegarkan dan Bersahabat bagi Penderita Hipertensi
Servis dalam padel dilakukan dengan teknik underhand atau memukul bola dari bawah pinggang dan harus dipantulkan sekali di lantai sebelum dikembalikan oleh lawan.
Servis diarahkan secara diagonal ke area lawan dan tetap sah meski bola memantul ke dinding kaca di tepi lapangan.
Saat permainan berlangsung, bola boleh dipukul langsung atau setelah memantul di dinding, asalkan memantul terlebih dahulu di lantai.
Baca Juga: Waspada Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda: Ini 7 Penyebab yang Perlu Diketahui
Pemain tidak boleh menyentuh net atau memasuki lapangan lawan, kecuali untuk mengejar bola keluar lapangan sesuai aturan.
Sistem skor padel mengikuti tenis: 15, 30, 40, dan game.
Satu set dimenangkan oleh tim yang lebih dulu meraih enam game dengan selisih minimal dua game, biasanya dalam format best of three sets.
Baca Juga: Rahasia Frugal Living: Gaya Hidup Hemat yang Diam-Diam Bisa Bikin Kaya Sebelum Usia 30!
Lebih dari Sekadar Olahraga
Daya tarik padel bukan hanya pada aturan yang relatif mudah diikuti, tetapi juga pada pengalaman bermain yang seru, interaktif, dan menguras energi.
Dalam satu jam, pemain bisa membakar hingga ratusan kalori, melatih kelincahan, refleks, dan koordinasi tubuh.
Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta
Tak heran, banyak orang menganggap padel bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang berkumpul, tertawa, dan bergaya di tengah tren hidup sehat yang terus berkembang.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


