Cacingan pada Anak, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat!

AKURAT JAKARTA - Cacingan pada anak masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering muncul, terutama pada mereka yang aktif bermain di luar rumah.
Cacingan pada anak bisa menular lewat tanah yang terkontaminasi maupun makanan yang tidak higienis.
Jika kamu sebagai orang tua abai terhadap hal ini, cacingan bisa menimbulkan dampak yang cukup serius bagi tumbuh kembang buah hati.
Baca Juga: Reuni Akbar Peterpan di Bandung, Fiersa Besari Buka-bukaan Jadi Bagian Sejarah
Meski sekilas terlihat sepele, cacingan pada anak yang tidak ditangani segera bisa berujung pada masalah kesehatan lain.
Sebagian besar kasus cacingan memang tidak menunjukkan gejala yang parah.
Namun, ada tanda khas yang justru sering terabaikan dan perlu kamu waspadai sejak dini.
Baca Juga: Menjelajahi Kopi Decaf: Nikmat Tanpa Kafein Berlebih dan Manfaat Kesehatan
Salah satu gejala yang paling umum adalah rasa gatal di sekitar anus, terutama ketika malam hari.
Hal ini membuat anak sering gelisah, terbangun, dan menggaruk area tersebut.
Bukan hanya itu, anak juga bisa menjadi lebih mudah marah, mengalami iritasi kulit, sakit perut berulang, bahkan kehilangan nafsu makan yang berujung pada penurunan berat badan.
Baca Juga: Siap-siap! Ini Jadwal dan Cara Beli Tiket Konser Rich Brian di Jakarta
Dalam beberapa kasus, cacing bahkan bisa terlihat secara langsung saat anak buang air besar atau menempel di area sekitar anus.
Bentuknya kecil, berwarna putih, dan mirip benang dengan panjang 2–13 mm.
Tentu, kondisi ini sangat mengganggu, apalagi jika anak belum bisa mengungkapkan keluhan dengan jelas.
Baca Juga: 942 Menu Legendaris Nusantara Hadir di JF3 Food Festival, Sudah Coba?
Untuk itu, penting bagi kamu sebagai orang tua mengenali gejala ini sedini mungkin.
Pencegahan bisa dilakukan melalui langkah sederhana, seperti membiasakan anak mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, serta memberikan obat cacing secara rutin sesuai anjuran dokter.
Dengan begitu, risiko cacingan bisa ditekan, dan anak bisa tumbuh sehat tanpa hambatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 3Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 4Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 5Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 7Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Leeds United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Black Cats Bangkit di Kandang?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih







