Jangan Panik! 7 Tips Praktis Atasi Keracunan Makanan

AKURAT JAKARTA - Keracunan makanan adalah masalah kesehatan yang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Kondisi ini biasanya terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat berbahaya.
Gejalanya beragam, mulai dari mual, muntah, diare, hingga demam.
Baca Juga: MoJA Museum, Destinasi Wisata Seni dan Hiburan Kekinian di Jakarta
Meski sebagian kasus bisa sembuh dengan sendirinya, penanganan cepat sangat diperlukan agar tidak menimbulkan komplikasi.
Berikut 7 tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi keracunan makanan:
1. Hentikan konsumsi makanan penyebab
Baca Juga: 8 Buah Khas Jakarta yang Semakin Langka dan Hampir Terlupa
Begitu muncul gejala, segera hentikan makanan atau minuman yang dicurigai menjadi sumber keracunan.
2. Perbanyak minum cairan
Muntah dan diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Minumlah air putih, larutan elektrolit, atau oralit untuk mencegah dehidrasi.
Baca Juga: Museum di Tengah Kebun: Surga Koleksi Antik yang Tersembunyi di Jantung Jakarta
3. Istirahat yang cukup
Biarkan tubuh beristirahat agar sistem kekebalan bekerja maksimal dalam melawan racun.
4. Pilih makanan yang mudah dicerna
Baca Juga: 6 Manfaat Kulit Petai Rebus untuk Kesehatan, Murah tapi Berkhasiat
Saat kondisi mulai membaik, konsumsi makanan lembut seperti bubur, pisang, sup bening, atau roti tawar. Hindari makanan pedas, berminyak, dan produk susu sementara waktu.
5. Jangan sembarangan minum obat anti-diare
Beberapa obat dapat menahan racun di dalam tubuh lebih lama. Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
Baca Juga: 5 Manfaat Air Garam Hangat untuk Kesehatan, Murah dan Alami
6. Gunakan kompres hangat bila perlu
Jika perut terasa kembung atau nyeri, kompres hangat dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman.
7. Segera ke dokter bila muncul tanda bahaya
Waspadai gejala seperti lemas, pandangan kabur, muntah terus-menerus, diare berdarah, demam tinggi, atau dehidrasi parah.
Kondisi ini perlu penanganan medis segera, apalagi bila terjadi pada bayi, anak-anak, lansia, atau penderita penyakit kronis.
Keracunan makanan memang sering dianggap sepele, namun jika diabaikan bisa berakibat fatal.
Baca Juga: Jembatan Kota Intan, Jejak VOC yang Kini Jadi Surga Fotografi di Kota Tua
Menjaga kebersihan makanan, memastikan makanan matang sempurna, serta mencuci tangan sebelum makan adalah langkah pencegahan terbaik agar keracunan tidak terjadi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





