Jakarta

5 Tanda Makanan Rebusan Diam-Diam Sudah Rusak, Jangan Coba-coba Memakannya!

Zainal Abidin | 12 Desember 2025, 18:30 WIB
5 Tanda Makanan Rebusan Diam-Diam Sudah Rusak, Jangan Coba-coba Memakannya!

AKURAT JAKARTA - Ketika kamu sering memasak makanan dengan cara direbus, mungkin kamu mengira metode ini paling aman.

Namun, tanda makanan rebus tidak layak makan justru bisa muncul tanpa kamu sadari.

Tanda makanan rebus berbahaya sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca Juga: Kaya Nutrisi tapi Berisiko, 5 Buah Ini Nggak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

Banyak orang tidak tahu bahwa tanda makanan rebus mulai rusak bisa muncul cepat, terutama saat makanan disimpan terlalu lama.

Menurut spesialis gizi, dr. Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, makanan yang dikukus atau direbus mengandung kadar air tinggi.

Kondisi lembap seperti ini memudahkan bakteri, jamur, dan ragi berkembang biak dengan cepat.

Baca Juga: Dari Budaya hingga Medis, Berikut Ini 7 Alasan Kenapa Nggak Boleh Minum Sambil Berdiri

Jika kamu tidak teliti, makanan yang semula aman bisa berubah jadi sumber penyakit.

Lantas, apa saja tanda makanan rebusan yang sebaiknya tidak kamu makan lagi?

Berikut penjelasannya untuk membantumu lebih waspada.

Baca Juga: Jangan Lupa!, Konser Iwan Fals hingga Ari Lasso Selama 11 Hari di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

1. Terjadi Perubahan Warna

Makanan yang direbus biasanya punya warna cerah.

Tapi ketika kulit atau dagingnya mulai menghitam, kecoklatan, atau terlihat bintik hijau dan hitam, itu tanda kerusakan.

Baca Juga: Dongeng Anak, Elang Muda Kiko: Hati yang Tak Menyerah

2. Muncul Bau Tak Sedap

Jika aromanya berubah menjadi asam, busuk, atau seperti alkohol, itu bukan lagi bau alami.

Fermentasi bakteri sering menimbulkan aroma tersebut.

Baca Juga: Warga Jabodetabek! Nih Konser dan Festival Musik Sepanjang Desember 2025

Bila kamu mencium bau aneh dari makanan rebus, sebaiknya jangan dimakan.

3. Tekstur Mulai Berubah

Tekstur makanan rebus yang rusak umumnya menjadi lembek, berlendir, atau terlalu berair.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Penampakan Fenomena Hujan Meteor Geminid di Akhir Tahun

Pada jagung, misalnya, permukaannya bisa menjadi lembab dan berjamur.

Sedangkan pada singkong atau kentang, teksturnya dapat berubah seperti bubur.

4. Muncul Jamur atau Gelembung

Baca Juga: 7 Olahraga Pembakar Lemak Perut yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah Tanpa Alat

Tanda paling jelas adalah ketika ada bercak putih atau hijau pada permukaan makanan.

Jika muncul gelembung gas, itu menandakan aktivitas mikroba yang menghasilkan gas.

Kondisi ini menunjukkan makanan sudah mengalami pembusukan yang cukup parah.

Baca Juga: Terbukti Efektif! Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

5. Rasanya Mulai Aneh

Ketika dicicipi, makanan terasa asam, pahit, atau ada rasa tak wajar lainnya.

Jika rasa sudah berubah, makanan itu sebaiknya langsung dibuang.

Baca Juga: Psikolog Ungkap 4 Tanda Mental Sehat yang Sering Diabaikan

Mengetahui tanda-tanda ini membantumu menghindari risiko keracunan makanan.

Jadi, selalu perhatikan warna, aroma, tekstur, dan rasa sebelum memutuskan untuk mengonsumsi makanan rebus yang sudah disimpan lama. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.