Dari Budaya hingga Medis, Berikut Ini 7 Alasan Kenapa Nggak Boleh Minum Sambil Berdiri

AKURAT JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan minum sambil berdiri sering dianggap hal wajar, terutama ketika kamu sedang haus di tengah terik matahari atau sehabis olahraga.
Banyak orang menganggap minum itu sekadar menghilangkan dahaga sehingga posisi tubuh tidak terlalu diperhatikan.
Namun, ternyata kebiasaan sederhana ini punya penjelasan medis, psikologis, hingga budaya yang patut kamu ketahui.
Baca Juga: Bukan Cuma Kerja Keras, Ini 8 Sifat Paradoks yang Diam-Diam Dimiliki Orang Sukses
1. Kebiasaan Minum Sambil Berdiri Dianggap Tidak Sopan Secara Budaya
Dalam budaya Jawa, Sunda, hingga Bugis, minum sambil berdiri dianggap kurang menghargai minuman dan mencerminkan sikap terburu-buru.
Tata krama ini turun-temurun diajarkan agar kamu lebih mindful saat mengonsumsi sesuatu.
Baca Juga: Kelihatannya Sehat, Tapi 4 Menu Sarapan Ini Justru Merusak Tubuh Kamu
2. Aliran Cairan Masuk Terlalu Cepat ke Sistem Pencernaan
Saat kamu minum sambil berdiri, cairan bergerak masuk dengan cepat dan tidak terkontrol.
Aliran deras ini dapat memicu perut terasa kembung, begah, hingga rasa tidak nyaman setelah minum.
Baca Juga: Kurma Ternyata Punya Khasiat Besar untuk Wanita, Nomor 2 Jarang Diketahui
3. Otot Pencernaan Tidak Rileks Ketika Kamu Berdiri
Posisi berdiri membuat otot-otot sekitar lambung dan usus tidak berada dalam kondisi relax.
Akibatnya, penyerapan cairan menjadi kurang optimal dan tubuh jadi lebih cepat merasa ingin buang air kecil.
Baca Juga: Terungkap! 5 Makanan yang Paling Direkomendasikan Dokter Pasca Operasi
4. Risiko Asam Lambung Naik Lebih Tinggi
Bagi kamu yang memiliki maag atau GERD, minum sambil berdiri bisa memperburuk kondisi.
Cairan yang masuk terlalu cepat dapat meningkatkan tekanan dalam lambung dan memicu refluks asam, dengan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, atau sensasi terbakar di dada.
5. Minum Sambil Duduk Membantu Penyerapan Cairan Lebih Baik
Saat duduk, tubuh berada dalam posisi tenang sehingga pencernaan bekerja lebih efisien.
Cairan diserap lebih optimal dan lambung tidak mengalami tekanan berlebih.
Baca Juga: Jangan Panik, Tapi Cek! Kenali Ciri-ciri HP Kamu Mungkin Sedang Disadap
6. Duduk Saat Minum Mengurangi Beban dan Tekanan pada Lambung
Posisi duduk membuat cairan mengalir perlahan ke lambung, sehingga lebih aman bagi sistem pencernaan.
Ini membantu mencegah rasa begah dan risiko naiknya asam lambung.
Baca Juga: Ternyata Banya Negatifnya! Ini Alasan Cermin Tak Boleh Menghadap Tempat Tidur
7. Minum Sambil Duduk Adalah Bentuk Mindfulness Sederhana
Selain sehat, kebiasaan minum sambil duduk membuat kamu lebih sadar dalam menikmati setiap tegukan air.
Ini meningkatkan kualitas konsumsi sekaligus menjaga tubuh dari gangguan pencernaan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






