Jarang Disadari, Penyakit Gusi Ternyata Berisiko ke Seluruh Tubuh

AKURAT JAKARTA - Penyakit pada gusi merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang sering diabaikan.
Padahal, gusi yang meradang dapat menjadi pintu masuk kuman dan bakteri ke dalam tubuh.
Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya menyebabkan infeksi lokal di mulut, tetapi juga berpotensi memicu berbagai penyakit tidak menular di bagian tubuh lain.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Teh Ini Diyakini Bisa Mengendalikan Mood
Guru Besar Ilmu Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Amaliya, drg., M.Sc., Ph.D, menjelaskan bahwa salah satu tanda paling awal dari peradangan gusi adalah keluarnya darah saat menyikat gigi.
“Pada saat abis sikat gigi kan kita buang ludah atau pasta giginya, itu kelihatan ada darah.
Pada saat sikat gigi berdarah itu salah satu tanda bahwa gusi mengalami peradangan atau perdarahan, itu salah satu tanda.
Baca Juga: Dongeng Anak: Kancil dan Si Merak Sombong
Jadi dari situ saja sudah bisa kita sadari, tapi kadang-kadang kita menganggap remeh,” kata Amaliya dalam diskusi dengan media dan pakar soal kesehatan gusi di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, kerusakan gusi yang tidak ditangani dapat berlanjut ke peradangan tulang penyangga gigi.
Kondisi ini berisiko menyebabkan gigi goyang hingga lepas dan tidak bisa dikembalikan seperti semula.
Baca Juga: Hari Ibu Makin Spesial dengan 10 Ide Hadiah Sederhana tapi Bermakna
Jika penyangga gigi rusak, aktivitas makan akan terganggu dan produktivitas sehari-hari ikut menurun karena kamu harus menjalani perawatan medis secara rutin.
Amaliya juga menyoroti rendahnya pemahaman masyarakat terkait tanda-tanda penyakit gusi.
Gejala yang perlu diwaspadai meliputi gusi berwarna merah, mudah berdarah, berbau tidak sedap, terasa lebih lunak, tampak membesar, hingga muncul rasa gatal pada gusi.
Baca Juga: Rumah Lembab Jadi Sarang Black Mold atau Jamur Hitam, Ini yang Perlu Kamu Ketahui
Selain itu, kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor risiko utama kerusakan gusi.
“Karena dengan merokok aliran darah gusi itu menjadi menyempit, giginya jadi hitam-hitam, gusinya menjadi pucat, enggak ada darahnya. Sehingga nutrisi ke jaringan pendukung giginya berkurang. Mungkin kalau dicabut itu enggak ada darahnya, padahal itu nanti jadi kering, lukanya kering dan tidak mengalami penyembuhan yang benar,” katanya.
Lebih lanjut, Amaliya mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen masyarakat Indonesia tidak memeriksakan giginya ke dokter gigi dalam setahun terakhir.
Baca Juga: Tak Sekadar Buah Biasa, Ini 7 Manfaat Apel untuk Kesehatan Tubuh
Bahkan, hanya 6,2 persen penduduk yang memahami waktu menyikat gigi yang tepat, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur.
Pemeriksaan gigi secara rutin, setidaknya enam bulan sekali, dinilai penting untuk mencegah peradangan gusi serta mengurangi risiko penyakit metabolik yang dapat diperburuk oleh kerusakan pembuluh darah pada gusi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 6Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 7Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 8Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







