Tak Banyak yang Tahu, 5 Teh Ini Diyakini Bisa Mengendalikan Mood

AKURAT JAKARTA - Tidak hanya berfungsi untuk menghangatkan tubuh, beberapa racikan teh ternyata memiliki kemampuan membantu mengendalikan mood atau suasana hati.
Konon, ada lima jenis teh yang bisa membuat perasaan jadi lebih bahagia dalam waktu relatif cepat.
Efek ini tidak lepas dari kehangatan, aroma, serta kandungan unik di dalam seduhan teh yang memberi pengaruh berbeda pada tubuh dan pikiran.
Baca Juga: Dampak Kesehatan Tulang Tidak Dijaga, Efeknya Tak Sekadar Nyeri
Apa saja 5 jenis teh tersebut, berikut ini ulasannya.
1. Teh Hijau
Teh hijau mengandung kombinasi L-theanine dan sedikit kafein yang dipercaya mampu membantu mengurangi stres.
Baca Juga: Bukan Sekadar Aturan, Ini Penyebab Foto Paspor Nggak Boleh Senyum
Konsumsinya juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak dan suasana hati yang lebih seimbang, terutama pada wanita.
2. Matcha
Matcha dibuat dari daun teh hijau yang digiling halus sehingga seluruh daun ikut dikonsumsi.
Baca Juga: Cara Menjaga dan Memperkuat Kesehatan Tulang Sejak Dini
Proses ini membuat kandungan L-theanine pada matcha lebih tinggi, sehingga efek relaksasi dan peningkatan mood terasa lebih kuat.
3. Teh Hitam
Meski sering dianggap sebagai minuman penambah energi, teh hitam juga memiliki efek menenangkan.
Penelitian selama enam minggu menunjukkan konsumsi teh hitam berkaitan dengan penurunan hormon stres kortisol dan meningkatnya rasa rileks.
4. Teh Chamomile
Chamomile termasuk teh herbal tanpa kafein yang terkenal dengan efek menenangkan.
Baca Juga: Ternyata Sehat Belum Tentu Tepat, Ini Daftar Buah yang Bisa Mengganggu Tidur Malammu
Teh ini telah lama digunakan untuk membantu relaksasi, memperbaiki suasana hati, serta mengurangi rasa cemas.
5. Teh Kunyit
Teh kunyit mengandung curcumin, senyawa polifenol yang bermanfaat bagi kesehatan otak.
Baca Juga: Naik KRL Saat Libur Nataru Tetap Nyaman dengan Mengikuti Tips Berikut Ini
Dalam kaitannya dengan mood, curcumin dipercaya membantu menjaga kadar BDNF yang berperan dalam respons tubuh terhadap stres. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








