Jakarta

Rumah Lembab Jadi Sarang Black Mold atau Jamur Hitam, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Anggerhana Denni Rahmawati | 19 Desember 2025, 21:00 WIB
Rumah Lembab Jadi Sarang Black Mold atau Jamur Hitam, Ini yang Perlu Kamu Ketahui

AKURAT JAKARTA - Dengan ciri warna gelap yang cukup mencolok, jamur hitam atau black mold termasuk jenis Stachybotrys chartarum yang biasanya tumbuh di tempat lembap dengan kandungan selulosa.

Material seperti kayu, kertas, hingga drywall menjadi media favorit bagi jamur ini untuk berkembang.

Jamur hitam dapat tumbuh lebih cepat ketika berada pada suhu hangat dan kadar air yang tinggi, sehingga kerap ditemukan di kamar mandi, basement, area dekat jendela, atau ruangan yang mengalami kebocoran air.

Baca Juga: Cara Menjaga dan Memperkuat Kesehatan Tulang Sejak Dini

Bagi sebagian besar orang, keberadaan jamur hitam tidak langsung menyebabkan penyakit berat maupun kematian.

Meski demikian, keberadaannya tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama pada orang yang memiliki alergi atau sistem imun lemah.

Saat kamu menghirup spora jamur hitam dan memiliki alergi terhadapnya, tubuh dapat bereaksi dengan cepat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Aturan, Ini Penyebab Foto Paspor Nggak Boleh Senyum

Pada paparan awal, sistem imun membentuk antibodi IgE yang menempel pada sel mast di kulit dan saluran pernapasan.

Ketika terjadi paparan berikutnya, sel mast akan melepaskan histamin yang menyebabkan gejala alergi muncul dalam hitungan detik atau menit.

Zat kimia lain juga dapat memicu peradangan lanjutan.

Baca Juga: Konser Amal di Jogja: Hanyengkuyung Sumatra Digelar 23 Desember 2025, Hadirkan 14 Musisi dari Letto, Kunto Aji hingga Rebellion Rose

Reaksi terhadap jamur hitam bisa berbeda pada setiap orang.

Jika kamu memiliki alergi, gejala dapat muncul dengan cepat.

Namun jika tidak, gejala mungkin tidak muncul sama sekali atau baru terasa setelah paparan berlangsung cukup lama.

Baca Juga: Ternyata Sehat Belum Tentu Tepat, Ini Daftar Buah yang Bisa Mengganggu Tidur Malammu

Selain itu, jamur hitam juga dapat memicu bersin, batuk, iritasi mata, hingga memperburuk kondisi asma.

Pada orang dengan kekebalan tubuh rendah, paparan jamur bahkan berpotensi menyebabkan infeksi jamur.

Black mold tumbuh secara alami di lingkungan sekitar dan mudah ditemukan.

Baca Juga: Naik KRL Saat Libur Nataru Tetap Nyaman dengan Mengikuti Tips Berikut Ini

Di dalam rumah, pertumbuhannya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kelembapan tinggi, keberadaan oksigen, suhu antara 4,4°C hingga 38°C, serta sumber makanan yang mengandung selulosa seperti kertas atau drywall.

Jika kamu ingin membersihkan jamur hitam, penggunaan perlengkapan pelindung sangat penting.

Lindungi mulut dan hidung dengan masker respirator NIOSH N95 agar spora tidak terhirup.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Teh Ini Diyakini Bisa Mengendalikan Mood

Untuk perlindungan kulit, gunakan sarung tangan berbahan non-lateks, vinil, nitril, atau karet.

Selain itu, lindungi mata dengan kacamata pelindung tertutup rapat agar debu dan partikel jamur tidak masuk.

Langkah-langkah ini membantu mengurangi risiko iritasi dan reaksi alergi selama proses pembersihan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.