Akar Alang-Alang, Herbal Tradisional untuk Dukung Kesehatan Saluran Kemih

AKURAT JAKARTA - Akar alang-alang atau Imperata cylindrica telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Asia.
Tanaman liar ini kerap dimanfaatkan untuk membantu keluhan saluran kemih ringan.
Keluhan seperti anyang-anyangan dan rasa panas saat buang air kecil sering dikaitkan dengan iritasi.
Baca Juga: Biji Mahoni, Herbal Pahit dengan Potensi Manis bagi Kesehatan
Secara turun-temurun, akar alang-alang dipercaya sebagai obat herbal untuk membantu meredakan gejala tersebut.
Penggunaan ini bukan sekadar cerita tanpa dasar ilmiah yang jelas.
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kandungan senyawa aktif di dalamnya.
Baca Juga: Waspadai Makanan Minyak Berlebih, Ancaman Tersembunyi bagi Metabolisme dan Asam Urat
Akar alang-alang mengandung flavonoid dan senyawa fenolik yang bersifat antioksidan.
Kedua senyawa ini membantu melawan stres oksidatif di dalam sel tubuh.
Stres oksidatif dapat merusak sel, termasuk sel-sel pada organ ginjal.
Baca Juga: Liburan Batal Mendadak? Begini Cara Refund Tiket Kereta Api Tanpa Ribet
Dengan sifat antioksidannya, akar alang-alang membantu melindungi sel ginjal.
Selain itu, tanaman ini memiliki efek anti-inflamasi yang mendukung kesehatan jaringan.
Efek tersebut membantu mengurangi iritasi pada saluran kemih.
Baca Juga: Bukan Sekadar Barongsai, PIK Sulap Imlek Jadi Festival Terbesar Tepi Laut
Akar alang-alang juga dikenal memiliki efek diuretik ringan.
Efek ini membantu meningkatkan produksi urin secara alami.
Peningkatan produksi urin dapat mendukung pembuangan sisa metabolisme.
Baca Juga: Jangan Kebanyakan! 6 Risiko Tersembunyi dari Mentimun
Proses tersebut penting untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.
Meski demikian, penting untuk memahami batasannya.
Air putih tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan ginjal.
Baca Juga: Jangan Asal Taruh Kulkas! Inilah 7 Cara Simpan Tahu Putih agar Tahan Lama
Konsumsi cairan cukup setiap hari membantu memperlancar kerja ginjal.
Herbal seperti akar alang-alang sebaiknya diposisikan sebagai pendukung saja.
Tanaman ini bukan terapi utama untuk penyakit ginjal serius.
Baca Juga: 7 Trik Simpan Cabai agar Awet dan Tetap Pedas yang Perlu Diketahui
Jika keluhan berlanjut, konsultasi medis tetap diperlukan.
Untuk mengonsumsinya, bahan yang digunakan cukup sederhana.
Sediakan 30 hingga 60 gram akar alang-alang kering dan empat gelas air.
Baca Juga: Salah Olah Bisa Tambah Kalori, Ini 4 Cara Memasak Telur yang Tepat
Rebus akar kering tersebut hingga air mendidih dan tersisa sekitar satu setengah gelas.
Setelah itu, dinginkan air rebusan sebelum disaring dan diminum.
Air rebusan dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan dalam jumlah wajar.
Baca Juga: Jangan Salah! 5 Kebiasaan Minum Kopi Ini Diam-Diam Bahayakan Kesehatanmu
Pastikan bahan yang digunakan bersih dan berasal dari sumber terpercaya.
Pendekatan alami dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.
Namun, keseimbangan pola makan dan asupan cairan tetap yang utama.
Baca Juga: Semarak Imlek 2026, Berburu Atraksi Barongsai Paling Meriah di Jakarta
Akar alang-alang memiliki dasar ilmiah sebagai antioksidan dan pendukung saluran kemih.
Pemanfaatannya bijak dan terukur menjadi kunci agar manfaatnya optimal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









