Sering Dikonsumsi, 4 Makanan dan Minuman Ini Diduga Terkontaminasi Mikroplastik

AKURAT JAKARTA - Isu mikroplastik belakangan semakin sering dibahas karena partikel kecil ini dapat masuk ke rantai makanan manusia.
Plastik yang terurai di laut atau digunakan dalam proses produksi tertentu berpotensi ikut terbawa hingga ke meja makan.
Meski kadarnya berbeda-beda dan masih terus diteliti, ada beberapa produk yang sering disebut memiliki risiko terpapar plastik.
Baca Juga: Freezer Penuh Bunga Es? Ini Risiko yang Mengintai
Berikut daftar yang perlu kamu ketahui.
1. Kantung Teh Celup
Teh celup memang praktis, tetapi sebagian kantungnya mengandung campuran plastik agar lebih kuat dan tahan air panas.
Baca Juga: Jangan Tunggu Menumpuk, Bersihkan Bunga Es dengan 3 Cara Ini
Saat diseduh, dikhawatirkan partikel mikroplastik bisa ikut terlepas.
Kamu bisa memilih teh daun lepas sebagai alternatif.
2. Garam
Baca Juga: Asal Usul Ngabuburit Saat Ramadan, Ternyata Bukan Sekadar Tunggu Buka Puasa!
Sebagian besar garam berasal dari laut yang kini tercemar plastik.
Partikel mikroplastik berpotensi ikut terbawa dalam proses produksinya.
Memilih sumber garam alternatif atau mengurangi konsumsi berlebih bisa menjadi langkah bijak.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Positif Berbuka Puasa Bersama di Masjid yang Jarang Disadari, Kamu Sudah Merasakannya?
3. Seafood
Ikan dan hasil laut hidup di perairan yang terpapar sampah plastik.
Mikroplastik yang tertelan hewan laut dapat masuk ke tubuh manusia saat dikonsumsi.
Baca Juga: 8 Aktivitas Penuh Keberkahan di Masjid pada Malam Hari Selama Bulan Ramadhan
Pilih sumber seafood terpercaya dan jaga pola makan seimbang.
4. Makanan dan Minuman Kalengan
Bagian dalam kaleng biasanya dilapisi bahan tertentu yang mengandung plastik untuk mencegah korosi.
Baca Juga: Simak 5 Langkah Tanamkan Cinta Alquran pada Anak Sejak Dini di Bulan Ramadhan
Meski sesuai standar keamanan, tetap ada kekhawatiran potensi migrasi zat ke makanan.
Memahami sumber paparan mikroplastik membantu kamu lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari tanpa perlu panik berlebihan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









