Mengapa Bali Mendadak Sunyi Saat Hari Nyepi? Ini Makna Catur Brata Penyepian yang Jarang Dipahami

AKURAT JAKARTA - Hari Nyepi menjadi momen penting bagi umat Hindu, terutama di Bali, sebagai perayaan Tahun Baru dalam kalender Saka.
Hari Nyepi dikenal sebagai hari yang penuh keheningan karena seluruh aktivitas masyarakat hampir sepenuhnya dihentikan.
Perayaan Hari Nyepi juga identik dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Kue Geplak Selalu Ada di Meja Keluarga Betawi Saat Lebaran
Adanya Catur Brata Penyepian menjadi pedoman selama perayaan berlangsung agar proses introspeksi diri dapat berjalan dengan khusyuk.
1. Amati Geni
Amati Geni berarti tidak menyalakan api atau sumber cahaya, termasuk lampu dan berbagai bentuk penerangan lainnya.
Baca Juga: Wajib Coba! 5 Nasi Goreng Populer di Jakarta yang Selalu Ramai Pembeli
Aturan ini juga memiliki makna spiritual, yaitu menahan hawa nafsu dan emosi agar pikiran dan hati menjadi lebih tenang.
2. Amati Karya
Amati Karya merupakan larangan melakukan pekerjaan atau aktivitas apa pun.
Baca Juga: 5 Tempat Kuliner Bakso Gepeng di Jakarta yang Sering Dikunjungi Pembeli, Nomor 3 Punya Menu Unik
Pada hari Nyepi, umat Hindu tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak menjalankan kegiatan harian.
Tujuannya agar kamu dapat lebih fokus melakukan penyucian diri serta meningkatkan kualitas spiritual.
3. Amati Lelungan
Baca Juga: 5 Masjid di Jakarta untuk Itikaf, Nomor 1 Buka 24 Jam dan Selalu Ramai Jemaah
=====
Amati Lelungan berarti tidak bepergian ke mana pun.
Umat Hindu dianjurkan untuk tetap berada di rumah sepanjang hari.
Dengan cara ini, suasana hening dapat terjaga dan proses perenungan diri dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.
Baca Juga: 6 Tips Menghindari Antrean Makan Panjang di Rest Area Saat Mudik
4. Amati Lelanguan
Amati Lelanguan berarti menahan diri dari berbagai bentuk hiburan atau kesenangan.
Dengan menghindari aktivitas yang bersifat rekreatif, umat dapat lebih fokus berdoa dan memusatkan pikiran kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa.
Baca Juga: 5 Hewan yang Mudah Dipelihara Pemula, Cocok untuk Kamu yang Tak Mau Repot
Karena pelaksanaan empat aturan tersebut, suasana di Bali saat Nyepi terasa sangat berbeda dibandingkan hari biasa.
Aktivitas masyarakat hampir sepenuhnya berhenti selama 24 jam. Sekolah, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga objek wisata tidak beroperasi.
Bahkan penerbangan di bandara juga dihentikan sementara sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan sakral tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



