Kenapa Rambut Bercabang Sulit Hilang? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

AKURAT JAKARTA - Rambut bercabang menjadi masalah yang cukup sering dialami banyak orang, terutama bagi kamu yang rutin menggunakan alat styling panas atau sering mewarnai rambut.
Kondisi ini biasanya muncul saat ujung rambut mulai kering, rapuh, lalu terbelah menyerupai huruf “V”.
Meski terlihat ringan, rambut bercabang dapat membuat penampilan rambut tampak kusam, sulit diatur, dan lebih mudah patah.
Tak sedikit orang mencoba berbagai produk perawatan untuk mengatasi masalah tersebut.
Namun, banyak ahli menyebut rambut bercabang sebenarnya merupakan tanda kerusakan rambut yang terjadi secara bertahap.
Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin menyebar hingga membuat rambut tampak tidak sehat.
Colorist sekaligus pemilik Material Tampa Salon di Florida, Clint Dunlap menjelaskan bahwa rambut bercabang terjadi akibat kerusakan yang terus-menerus pada rambut.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menurutnya, paparan panas, bahan kimia, hingga faktor lingkungan menjadi pemicu utama kerusakan pada ujung rambut.
“Rambut bercabang terjadi akibat kerusakan dan gesekan yang berlangsung terus-menerus dari waktu ke waktu,” ujarnya dikutip dari Glamour.
Selain penggunaan catokan dan hair dryer, kebiasaan seperti bleaching, smoothing, hingga pewarnaan rambut juga dapat memperparah kondisi rambut.
Paparan sinar matahari, udara panas, bahkan kualitas air tertentu juga bisa membuat rambut kehilangan kelembaban alami sehingga ujung rambut menjadi lebih rapuh dibanding bagian lainnya.
Meski banyak produk mengklaim dapat memperbaiki rambut bercabang, para ahli menyebut ujung rambut yang sudah terbelah tidak bisa disatukan kembali.
Cara paling efektif untuk mengatasinya tetap dengan memotong bagian ujung rambut yang rusak agar kerusakan tidak semakin menyebar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








