Banyak Orang Baru Tahu Mengalami Autisme dan ADHD Saat Dewasa, Ternyata Ini Penyebabnya

AKURAT JAKARTA - Selama bertahun-tahun, sebagian orang menjalani kehidupan dengan perasaan selalu "berbeda" dari orang lain.
Ada yang mudah terdistraksi tetapi juga bisa sangat fokus pada hal tertentu, ada pula yang kesulitan bersosialisasi meski berusaha keras menyesuaikan diri.
Tidak sedikit yang menganggap kondisi tersebut sekadar sifat pribadi.
Padahal, di balik pengalaman itu bisa saja terdapat kombinasi dua gangguan perkembangan saraf yang selama ini sering dipandang terpisah, yakni autisme dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).
Kombinasi keduanya dikenal dengan istilah AuDHD, meski hingga kini belum menjadi diagnosis medis resmi.
Kasus AuDHD semakin menjadi perhatian karena banyak penyandangnya baru memperoleh diagnosis saat menginjak usia dewasa.
Salah satu penyebab utamanya adalah gejala autisme dan ADHD sering saling tumpang tindih sehingga menyulitkan proses identifikasi sejak dini.
Autisme umumnya memengaruhi cara seseorang berkomunikasi, memahami interaksi sosial, serta merespons lingkungan.
Sementara itu, ADHD lebih berkaitan dengan kemampuan mempertahankan perhatian, mengendalikan impuls, dan mengatur aktivitas.
Ketika kedua kondisi muncul bersamaan, gejala yang terlihat menjadi jauh lebih kompleks.
Baca Juga: BTS Memilih Absen dari Grammy 2027, Ada Pesan Besar di Balik Keputusan yang Mengejutkan
Seseorang dapat memiliki minat yang sangat mendalam terhadap suatu topik, tetapi tetap kesulitan menyelesaikan pekerjaan karena mudah kehilangan fokus.
Di sisi lain, mereka juga bisa sangat sensitif terhadap suara, cahaya, atau rangsangan tertentu sekaligus bereaksi spontan terhadap situasi di sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat tenaga profesional terkadang hanya mengenali salah satu gangguan.
Gejala autisme dapat menutupi karakteristik ADHD, begitu pula sebaliknya.
Akibatnya, sebagian orang baru menyadari memiliki kedua kondisi setelah menjalani terapi atau pemeriksaan lanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







