Jakarta

10 Jenis Oversharing, Generasi Z Wajib Tahu!

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 4 September 2023, 21:31 WIB
10 Jenis Oversharing, Generasi Z Wajib Tahu!

AKURAT.CO - Teknologi dan internet tidak bisa lepas dari generasi Z. Terutama media sosial seperti Instagram, TikTok, dan X (sebelumnya Twitter).

Berbagai platform di media sosial tersebut kerap dijadikan wadah untuk meluapkan emosi dan keluh kesah, selain cerita secara langsung atau tatap muka.

Akan tetapi karena sudah terbiasa dan nyaman dalam bermedia sosial, sebagian dari mereka jadi oversharing.

Baca Juga: Golkar DKI Jakarta Konsisten Berikan Edukasi Politik ke Generasi Z

Dilansir dari berbagai sumber, ini 10 jenis oversharing yang wajib generasi Z tahu!

1. Oversharing Kesehatan

Beberapa orang berbicara terlalu banyak tentang masalah kesehatan pribadi mereka, termasuk detail tentang gejala, diagnosis, dan pengobatan mereka.

Ini dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman, bahkan kamu dijauhi atau menjauhi mereka.

2. Oversharing Hubungan

Ini terjadi ketika seseorang berbicara terlalu banyak tentang masalah pribadi dalam hubungan mereka, termasuk konflik, masalah seksual, atau detail yang seharusnya bersifat pribadi.

3. Oversharing Finansial

Berbicara terlalu banyak tentang keuangan pribadi, termasuk gaji, hutang, atau detail tentang pembelian besar-besar, dapat dianggap sebagai oversharing. Ini bisa merusak reputasi dan juga keamanan finansial.

4. Oversharing Emosional

Beberapa orang cenderung berbicara terlalu banyak tentang perasaan mereka, terutama ketika sedang marah, sedih, atau frustrasi.

Ini dapat membuat orang lain merasa tertekan atau menghindari untuk berinteraksi.

5. Oversharing Sosial Media

Di dunia online, oversharing sering terjadi di platform media sosial. Ini termasuk membagikan terlalu banyak detail tentang kehidupan sehari-hari, masalah pribadi, atau bahkan foto dan video yang seharusnya bersifat pribadi.

Baca Juga: Atas Beton Blok C5 Roboh, 451 KK di Rusan Marunda Direlokasi

6. Oversharing Lokasi

Beberapa orang mungkin terlalu sering membagikan informasi tentang lokasi mereka, bahkan ketika itu berpotensi membahayakan privasi atau keamanan mereka.

7. Oversharing Pribadi

Ini mencakup berbicara terlalu banyak tentang aspek-aspek pribadi yang seharusnya bersifat pribadi, seperti masalah keluarga, sejarah trauma, atau rahasia pribadi.

8. Oversharing Kebersihan dan Kecantikan

Berbicara terlalu banyak tentang rutinitas perawatan tubuh, operasi plastik, atau prosedur kecantikan dapat dianggap sebagai oversharing.

9. Oversharing Rincian Rencana

Terlalu banyak berbicara tentang rencana pribadi, seperti liburan atau acara khusus, dapat mengundang risiko keamanan dan privasi.

Baca Juga: Petugas KRL Gagalkan Ibu yang Hendak Ingin Bunuh Diri Bersama Bayi di Stasiun Pasar Minggu

10. Oversharing Informasi Rahasia Orang Lain

Membeberkan informasi rahasia atau pribadi tentang orang lain tanpa izin mereka juga dapat dianggap sebagai oversharing.

Oversharing memiliki beragam dampak negati, seperti dapat merusak hubungan sosial, membuat orang lain merasa tidak nyaman, atau bahkan membahayakan keamanan pribadi.

Maka dari itu, mulai sekarang lebih bijak dalam berbagi informasi, bermedia sosial dan berbicara!

Jangan lupa untuk selalu saring informasi sebelum sharing informasi! (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.