Jakarta

Tidak Hanya Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi, Ini 10 Manfaat Kentang untuk Kesehatan Tubuh

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 13 Desember 2023, 20:48 WIB
Tidak Hanya Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi, Ini 10 Manfaat Kentang untuk Kesehatan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Kentang menjadi salah satu sayuran yang bisa diolah menjadi beragam masakan dan banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di daerah dataran tinggi. 

Ternyata selain bisa menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi, kentang memiliki beragam manfaat untuk tubuh, lho! 

Ini karena kentang mengandung segudang mineral, vitamin, dan nutrisi yang baik dalam menjaga kesehatan tubuh. 

Beberapa manfaat kentang diantaranya menjaga kesehatan jantung, kesehatan pencernaan, kesehatan kulit, hingga membantu proses penurunan berat badan. 

Baca Juga: Serbu!  Konser Gratis Tiga Hari Berturut-turut di Bintaro Xchange Mall 2, Ada Afgan, GAC hingga Andien

Karenanya, jangan heran jika kentang disarankan untuk menjadi salah satu menu andalan saat seseorang sedang program diet. 

Lebih dari itu, kentang juga kerap diolah menjadi beragam masakan dengan aneka rasa, mulai dari manis, asin, hingga pedas. 

Dan dikutip dari berbagai sumber, tidak hanya sumber karbohidrat pengganti nasi, ini 10 manfaat kentang untuk kesehatan:

Baca Juga: Yuk Merapat! Akhir Pekan Ini Ada Konser Gratis Betrand Peto Putra Onsu di Gajah Mada Plaza Jakarta

1. Sumber Karbohidrat

Kentang mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi tahan lama. Ini dapat menjadi sumber energi yang baik untuk kegiatan sehari-hari.

2. Serat

Kentang mengandung serat diet, yang penting untuk kesehatan pencernaan.

Serat membantu mencegah sembelit, menjaga pergerakan usus yang sehat, dan membantu menjaga kadar gula darah stabil.

3. Vitamin dan Mineral

Kentang kaya akan vitamin dan mineral penting seperti vitamin C, vitamin B6, potasium, dan mangan.

Vitamin C baik untuk sistem kekebalan tubuh, vitamin B6 penting untuk fungsi otak dan sistem saraf, sementara potasium membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Baca Juga: Resep Choco Lava Cake Tanpa Oven dan Tanpa Mixer, Anti Ribet dan Anti Gagal Ala Chef Devina, Cobain Aja!

4. Antioksidan

Kentang mengandung antioksidan, termasuk vitamin C dan senyawa fitokimia seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat.

Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak sel-sel dan menyebabkan berbagai penyakit.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan potasium dalam kentang dapat membantu menjaga tekanan darah normal dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Serat dalam kentang juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

6. Manfaat untuk Kulit

Vitamin C dalam kentang berperan dalam produksi kolagen, yang penting untuk kulit yang sehat.

Kentang juga bisa digunakan secara topikal untuk mengatasi masalah kulit seperti kemerahan atau iritasi.

7. Manfaat untuk Pencernaan

Serat dalam kentang membantu mendorong gerakan usus yang sehat dan mencegah sembelit.

Selain itu, kentang juga dapat membantu meredakan gejala maag jika dikonsumsi dalam bentuk yang direbus atau dihaluskan.

Baca Juga: Rossa dan D'Masiv Siap Memukau Penonton di Konser 'Titik Kumpul Festival 2024, Cek Tanggal dan Lokasinya Disini

8. Pemenuhan Nutrisi

Kentang dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang dan beragam, memberikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

9. Penurunan Berat Badan

Ketika dimasak dengan benar, kentang dapat menjadi bagian dari diet penurunan berat badan karena rendah kalori dan lemak serta tinggi serat, yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

10. Peningkatan Fungsi Otak

Kentang mengandung vitamin B6 yang penting untuk fungsi otak dan saraf yang sehat. Ini dapat membantu menjaga kognisi dan mood yang baik.

Terpenting, perhatikan metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang untuk menjaga nutrisi agar tetap terjaga dengan baik. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.