Upaya Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar Menjaga Sinar Pemain Muda Tak Cepat Meredup, Singgung Money Oriented hingga Beasiswa

AKURAT JAKARTA - Manajer Timnas U-17 Ahmed Zaki Iskandar berupaya menjaga pemain muda agar sinarnya tak meredup, salah satunya dengan mengurangi money oriented.
Bang Zaki sapaan akrabnya menerangkan soal upaya memberikan motivasi untuk menjaga pemain muda di tim yang diurusinya saat ini.
Untuk diketahui, sebelumnya Timnas Indonesia kelompok umur kerap memiliki berbagai pemain yang menonjol dan dianggap aset.
Namun sinarnya redup sebelum berkontribusi untuk Garuda atau Timnas senior.
"Memberikan mereka motivasi. Ada macam-macamnya, seperti money oriented sudah kami kurangi, gak selalu menang dikasih bonus, juara dikasih bonus," katanya.
Menurut Bang Zaki, penanaman sudut pandang bahwa sudah masuk Timnas aja harusnya sudah bangga, itu perlu.
"Nah ini (money oriented) juga yang membuat banyak pemain kita mudah sekali merasa puas dan merasa cukup, akhirnya tidak mau mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan lagi," katanya.
Saat era Evan Dimas, kata dia, klub-klub kontraknya sudah luar biasa. Ketika mereka sudah mendapatkan konrak besar di dalam negeri, mereka masuk zona nyaman dan terbuai.
"Tak ada moitivasi, selesai. Nah ini yang terjadi. bagaimana dengan anak-anak muda ini (yang di Timnas U-17 dan U-20 sekarang)? Motivasi yang selalu saya berikan," tegasnya.
Baca Juga: Heru Budi Pastikan Limbah Peternakan Sapi Cikoko Tidak Mencemari Saluran Air Warga
Selanjutnya, ia pun menerangkan bahwa memberikan motivasi kepada para pemain Garuda Muda mengenai pentingnya pendidikan, memiliki komitmen yang juga kuat di luar sepak bola.
"Kami bangun mentalnya bukan cuma di sepak bola, tapi juga pendidikan. Jangan sampai para pemain muda kita memiliki mental yang tidak mau berkembang," ujarnya.
Dia harap federasi akan bicara dengan beberapa kampus untuk memberikan fasilitas full beasiswa untuk atlet-atlet sepak bola Indoensia.
"Agar mereka terpacu, ada kehidupan lain di luar karier sepak bola mereka, setelah karier sepak bola mereka selesai," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






