Jakarta

Umurnya Hampir Satu Dekade, Mobil Bekas Toyota Kijang Innova Reborn 2016 Masih Jadi Pilihan di Akhir Tahun 2024, Cek Skema Kreditnya

Menggi Febrianti | 23 Desember 2024, 22:12 WIB
Umurnya Hampir Satu Dekade, Mobil Bekas Toyota Kijang Innova Reborn 2016 Masih Jadi Pilihan di Akhir Tahun 2024, Cek Skema Kreditnya

AKURAT JAKARTA - Menginjak akhir tahun 2024, dunia otomotif kembali membuktikan bahwa mobil lawas masih punya tempat tersendiri di hati para pecinta kendaraan roda empat.

Salah satunya adalah Toyota Kijang Innova Reborn 2016, sebuah MPV yang meskipun sudah hampir satu dekade hadir di jalanan, tetap menarik perhatian.

Apalagi dengan tawaran harga yang kini semakin kompetitif, mobil ini menjadi pilihan menarik untuk keluarga yang mendambakan kenyamanan tanpa perlu menguras kantong.

Sebelum membahas detail skema kredit yang ditawarkan, mari kita tengok kembali apa yang membuat Innova Reborn 2016 ini layak dipertimbangkan.

Baca Juga: Unit Masih Seperti Baru, Toyota Kijang Innova Zenix 2023 Bekas Ini Harganya Anjlok Jadi Lebih Murah Dari Harga Barunya, Intip Simulasi Kreditnya!

Mobil ini hadir dengan dimensi 4735 mm x 1830 mm x 1795 mm, memberikan ruang kabin yang lega dan nyaman, cocok untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jauh.

Untuk varian bensin, mobil ini dilengkapi mesin 1TR-FE 2.0L Petrol Engine dengan teknologi Dual-VVTi yang mampu menghasilkan tenaga hingga 149 PS dan torsi maksimum 183 Nm.

Transmisi otomatis 6-speed Sequential Shift Matic memastikan perpindahan gigi yang halus, memberikan pengalaman berkendara yang santai baik di perkotaan maupun di jalan tol.

Bagi yang mengutamakan efisiensi, Innova Reborn juga tersedia dalam varian diesel dengan mesin 2GD-FTV berteknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) dan intercooler.

Hasilnya? Performa bertenaga namun tetap irit bahan bakar. Bahkan, konsumsi bahan bakarnya di jalur perkotaan mencapai 8,6 km per liter, dan meningkat menjadi 12,7 km per liter di jalan tol.

Tidak hanya itu, kualitas interiornya juga tetap bersaing dengan desain yang rapi, material berkualitas, serta kenyamanan yang tidak lekang oleh waktu.

Dilansir dari situs Mobil123.com, untuk unit bekas yang ditawarkan, spesifikasinya cukup menarik. Mobil ini hadir dengan warna putih, transmisi otomatis, dan nomor polisi genap.

Pajaknya masih panjang hingga Februari 2025, serta odometer yang menunjukkan angka rendah, sekitar 86 ribu kilometer.

Kondisi interior bersih dan wangi, dengan body eksterior yang rapi, sudah diperiksa oleh tim Ototrac, memastikan unit ini siap pakai.

Baca Juga: Tampangnya Bulat Klasik, Toyota Rush G MT 2008 Bekas, Masih Gahar di Akhir Tahun 2024, Harganya Turun Drastis Jadi Segini

Berbicara soal harga, Toyota Kijang Innova Reborn 2016 ini tersedia dengan banderol Rp237.900.000 untuk pembelian secara tunai.

Namun, jika Anda lebih memilih skema kredit, harga kreditnya sedikit lebih rendah, yakni Rp222.500.000. Berikut adalah simulasi paket kredit yang ditawarkan:

Simulasi Paket Kredit:

  • Paket A

    • TDP: Rp26.000.000
    • 4 tahun: Rp6.286.000 x 47 bulan
    • 5 tahun: Rp5.461.000 x 59 bulan
    • Asuransi: TLO
  • Paket B

    • TDP: Rp41.000.000
    • 4 tahun: Rp5.883.000 x 47 bulan
    • 5 tahun: Rp5.099.000 x 59 bulan
    • Asuransi: TLO
  • Paket C

    • TDP: Rp51.000.000
    • 4 tahun: Rp5.614.000 x 47 bulan
    • 5 tahun: Rp4.893.000 x 59 bulan
    • Asuransi: TLO
  • Paket D

    • TDP: Rp66.000.000
    • 4 tahun: Rp5.211.000 x 47 bulan
    • 5 tahun: Rp4.540.000 x 59 bulan
    • Asuransi: TLO

Melihat kombinasi performa, kenyamanan, dan harga yang kompetitif, tidak heran jika Toyota Kijang Innova Reborn 2016 tetap menjadi primadona di segmen MPV bekas.

Jika Anda sedang mencari kendaraan tangguh untuk kebutuhan sehari-hari atau perjalanan jarak jauh, mobil ini bisa menjadi solusi ideal tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
M
Editor
M. Rafix