Jangan Buru-buru Bilang Aman, Jika Mobil Bekas Kebanjiran Mau Dipakai Mudik Lebaran, Cek Dulu Bagian Ini Sebelum Pulang Kampung

AKURAT JAKARTA - Mudik Lebaran adalah tradisi yang sangat dinanti masyarakat Indonesia.
Setiap tahun, jutaan orang berangkat ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Salah satu hal yang perlu dipersiapkan dengan matang adalah kendaraan yang digunakan selama perjalanan jauh.
Mengingat pentingnya keselamatan dan kenyamanan saat mudik, sangat penting untuk mengetahui risiko yang terkait dengan mobil bekas banjir.
Baca Juga: Pantes Sudah Gak Kelihatan, 2 Mobil Merk Ini Rupanya Lenyap dari Pasaran Indonesia
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan mobil bekas kebanjiran untuk perjalanan jauh.
Adapun sebagai informasi, penjelasan ini didapat dari pakar otomotif Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu melansir dari ANTARA.
Tips Cek Keamanan Mobil Bekas Kebanjiran
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan inspeksi level oli mesin pada transmisi.
Baca Juga: Saingan Range Rover Bertambah Lagi, SUV Hybrid Denza N9 Siap Meluncur, Harga Mulai Rp1 Miliar
Pasalnya, transmisi pada mobil sangat erat berkaitan denga persneling untuk perpindahan gigi.
Jika persneling sulit untuk digerakkan, hal tersebut menjadi pertanda adanya komponen yang rusak atau aus.
Karena oli sejatinya tidak akan cepat habis dalam pemakaian normal, tetapi masih mungkin terjadi jika ada kebocoran.
Setelah memastikan level oli pada transmisi, Anda bisa mengecek pada bagian filter.
Pastikan filter udara, aki dan busi dalam keadaan kering atau tidak lembab.
Baca Juga: Berevolusi Sejak Tahun 70-an, Toyota Kijang Masih Menjadi Mobil Terlaris di Pasaran
Menurut Yannes, filter udara yang basah akan menghambat sistem pembakaran.
“Selain itu, filter udara harus diperiksa dan dikeringkan apabila dalam kondisi basah, mengingat keberadaan air di dalam sistem ini dapat menghambat proses pembakaran dan menyebabkan gangguan pada performa mesin,” jelas Yannes.
Ketiga, Anda bisa menguras tangki bahan bakar guna mengeliminasi potensi kontaminasi air yang dapat menganggu proses pembakaran serta merusak komponen injeksi bahan bakar.
Baca Juga: Toyota Kijang Super 2025, Mobil Legend yang Tampil Lebih Gagah dan Futuristik, Intip Spesifikasinya!
Selain melakukan inspeksi pada aspek mesin dan kelistrikan, poin terakhir Anda juga perlu mengecek sistem pengereman mobil Anda.
Pastikan tidak ada lumpur atau air yang mengganggu fungsi rem agar performa pengereman tetap optimal saat kendaraan kembali dioperasikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





