Pergantian Mendadak di Persija Jakarta, Ricky Nelson Ambil Alih Kursi Pelatih

AKURAT JAKARTA - Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah mengambil keputusan mengejutkan di tengah panasnya persaingan Liga 1.
Klub berjuluk Macan Kemayoran itu secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Carlos Pena dan pelatih fisik Robert Carl Mortledge.
Tak butuh waktu lama, manajemen langsung menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih caretaker yang akan menakhodai Persija Jakarta hingga kompetisi musim ini selesai.
Baca Juga: Persija Jakarta Siap Hadapi Persik Kediri, Ini Tantangan dan Strategi yang Harus Dihadapi
Pergantian pelatih ini diumumkan secara terbuka melalui pernyataan tertulis pada Kamis (1/5).
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan upaya untuk memberi semangat baru di tubuh tim.
“Persija butuh perubahan segera. Perpisahan dengan Carlos Pena menjadi interpretasi dari semangat perubahan itu, dan bagi kami dinamika situasi ini adalah dinamika profesionalisme semata,” ungkap Prapanca dalam pernyataan resminya.
Manajemen berharap kehadiran Ricky Nelson mampu memberikan dampak cepat dan signifikan di sisa pertandingan musim ini.
“Selanjutnya kami menunjuk Coach Ricky Nelson sebagai pelatih caretaker hingga musim ini berakhir. Kami berharap sebagai nakhoda, dirinya mampu memberikan efek positif bagi tim,” lanjut Prapanca, menegaskan keyakinannya terhadap pelatih baru.
Tak lupa, apresiasi diberikan kepada Pena dan Mortledge atas kerja keras mereka selama menjadi bagian dari tim pelatih.
“Terima kasih untuk Carlos Pena dan Robert Mortledge. Persija berharap keduanya bisa menapaki kesuksesan di perjalanan karier selanjutnya,” kata Prapanca menutup pernyataannya.
Carlos Pena mulai membesut Persija sejak 29 Juni 2024 dengan target ambisius masuk empat besar.
Dalam 30 pertandingan bersama Macan Kemayoran, ia mencatatkan 13 kemenangan, delapan kali imbang, dan sembilan kekalahan.
Hasil itu menempatkan Persija di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 47 poin.
Namun, kekalahan mengejutkan dari Semen Padang, setelah sebelumnya menang atas Persik Kediri, menjadi titik balik yang membuat manajemen melakukan evaluasi besar.
Kini, tantangan berat menanti Ricky Nelson.
Baca Juga: Persija Dipermalukan Semen Padang di Kandang Sendiri, Misi Papan Atas Macan Kemayoran Terancam Gagal
Dalam empat laga tersisa, Persija akan menghadapi lawan tangguh seperti Borneo FC (4 Mei), Bali United (10 Mei), PSS Sleman (17 Mei), dan Malut United (25 Mei).
Perubahan ini menjadi babak baru bagi Persija Jakarta dalam upaya mengejar hasil maksimal di pengujung musim kompetisi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









