Timnas Gunakan Stadion JIS untuk Laga Kandang, Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Tak BentrokanJadwal dengan Persija

AKURAT JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa jadwal pertandingan Tim Nasional (Timnas) Indonesia tidak saling bentrok dengan Persija dalam penggunaan Jakarta International Stadium (JIS).
Ia menjelaskan, tak hanya JIS yang dipakai Timnas dalam laga kandang. Tapi seluruh stadion di Indonesia akan jadi kandang Timnas.
Dengan itu, Persija tak perlu khawatir akan bentrok jadwal penggunaan JIS dengan timnas.
Hal tersebut disampaikan Erick Thohir usai pertemuan dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/8/2025)
Baca Juga: Dari Meja Makan ke Piano: Kisah Langka di Museum Perumusan Naskah Proklamasi
"Gak perlu (khawatir), karena kalau dibilang kandangnya tim nasional ya di seluruh Indonesia gitu," ujarnya.
"Kayak sekarang (Timnas) U-17 main di Sumatera Utara ya itu bagian bagaimana kita mengaktifkan bahwa tim nasional ini milik kita semua," imbuhnya.
Ia menuturkan, pihaknya nanti bisa memanfaatkan fasilitas di JIS untuk bermain di beberapa kejuaraan atau pertandingan tim nasional.
Sebab, jika dilihat bahwa pihaknya sekarang benar-benar membangun timnas secara serius, baik dari timnas putri maupun timnas usia muda.
"Kita sudah berhasil membangun setrata timnas putri. Sekarang ada yang U-16, U-20 dan bahkan senior, lalu di putranya pun ini tidak berhenti, U-17 sekarang sedang uji coba. U-23-nya nanti tanding lagi September, belum seniornya," kata Erick.
"Artinya apa? Strata tim nasional ini memerlukan banyak fasilitas olahraga," sambungnya.
Untuk itu, ia juga sudah menyampaikan sebelumnya ke Pramono Anung bahwa terkait kalender FIFA bulan Maret 2025 itu tidak mengganggu jadwal liga. Sebab, saat FIFA matchday, jadwal liga berhenti.
"Nah ini yang kita bisa manfaatkan nanti apakah pertandingan (Timnas) senior, U20, U17, kita bisa menggunakan fasilitas yang ada tentu dimiliki oleh Pemda DKI, salah satunya JIS itu. Itu yang kita sampaikan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









