Jakarta

MDI Silaturahmi ke Kantor MUI DKI Jakarta, Bahas Soal Dana Hibah hingga Permintaan Ormas Golkar Jadi Anggota MUI

M Rahman Akurat | 26 Januari 2026, 15:21 WIB
MDI Silaturahmi ke Kantor MUI DKI Jakarta, Bahas Soal Dana Hibah hingga Permintaan Ormas Golkar Jadi Anggota MUI

AKURAT JAKARTA - Pengurus DPD Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) DKI Jakarta menggelar silaturrahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta.

Pertemuan berlangsung di kantor MUI Jakarta di Komplek Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, pada Senin (26/1/2026).

Kedatangan rombongan MDI Jakarta yang dipimpin M. Ashraf Ali (Ketua), diterima langsung oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun.

Baca Juga: Tutup Training Raya HMI Cabang Kabupaten Tangerang, Wabup Intan Ajak Organisasi Kepemudaan Dorong Pembangunan Daerah

Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.

Ketua MUI Jakarta, KH. Faiz Syukron Makmun, sangat mengapresiasi kunjungan silaturahmi pimpinan MDI Jakarta. Ia pun mengajak MDI berkolaborasi.

"Kalau ada kegiatan di Golkar, MUI diundang untuk hadir dong," kata KH. Faiz berseloroh.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Faiz juga menyampaikan kondisi Kantor MUI Jakarta di Islamic Centre yang sudah tidak layak.

"Mohon disuarakan dan dukungan dari Golkar DKI agar kantor MUI ini jadi lebih baik. Saya kenal Zaki (Ketua DPD Golkar DKI Jakarta). Kantor kami kalah dibanding kantor MUI Kabupaten Tangerang," katanya.

Baca Juga: Inna Lillahi... Dunia Selebritis Indonesia Berduka! Lucky Widja Vokalis Band Element Meninggal Dunia karena TBC Ginjal, Apa Itu?

Sebagaimana diketahui, Ketua DPD Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, pernah menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, yakni tahun 2013 - 2023.

"Tolong anggota dewan (DPRD) dari Golkar sampaikan ini, agar Gubernur Pramono memberikan perhatian," katanya.

Selain itu, KH. Faiz juga menyoroti anggaran dana hibah untuk MUI Pusat yang mencapai Rp 8 Miliar per tahun.

"Dana MUI itu kan 8 M per tahun. Didistribusikan juga ke kabupaten dan kecamatan. Pemda agar memperhatikan anggaran MUI, dengan segala aktivitas dan sebarannya yang luas. Dana yang sekarang sangat kecil," ungkapnya.

Baca Juga: Token Listrik di Rumah Kalian Cepat Habis? Bisa Jadi Karena Bocor. Begini Cara Ngeceknya!

Menanggapi apa yang disampaikan KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun, Ketua MDI Jakarta, M. Ashraf Ali, mengatakan bahwa pihaknya akan memperjuangkan apa yang menjadi permasalahan MUI Jakarta.

Ashraf Ali juga menyampaikan keinginannya agar MDI dijadikan anggota MUI Jakarta, sebagaimana yang telah dilaksanakan di MUI Pusat.

"Tadi MDI sekalian memberikan surat permohonan agar MDI dijadikan anggota MUI, sebagaimana di tingkat pusat. Sehingga MDI diundang di setiap kegiatan MUI Jakarta," pungkasnya.

Diketahui, Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) pendiri Partai Golkar. MDI didirikan pada tahun 1978.

Baca Juga: Sambut Hari Pers Nasional 2026, Pemkab Tangerang Bersama PWI Gelar Gerak Jalan Santai di Puspemkab, Berlangsung Meriah!

MDI berfungsi sebagai wadah dakwah wasathiyah (moderat) yang berbasis di pondok pesantren, majelis taklim, dan lembaga Islam untuk memperjuangkan visi misi Partai Golkar. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.