Akademisi: Kerugian Lebih Besar di Golkar, Kalau RK ke Pilkada Jakarta

AKURAT JAKARTA - Partai Golkar diniali akan rugi jika mengusung Ridwan Kamil atau RK di Pilkada Jakarta.
Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun menyatakan, RK merupakan mantan Gubernur Jawa Barat yang telah memiliki rekam jejak, popularitas dan elektoral yang baik di Jabar,
"Kerugian lebih besar di Golkar, kalau RK ke Jakarta," katanya seperti dilansir dari Antara.
Baca Juga: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Bantah soal KIM Sepakat Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Sehingga, menurut Ubedillah, lebih menguntungkan Golkar jika mencalonkan RK periode kedua di Pilkada Jabar.
"Kalau di Jakarta, memang RK berat untuk bersaing dengan Anies Baswedan dan tidak menguntungkan buat Golkar," katanya.
Ubed menjelaskan, berdasarkan riset yang pernah dilakukannya, 30 persen pemilih di Jakarta adalah pemilih rasional, 30 persen pemilih loyal dan sisanya adalah pemilih pragmatis.
Baca Juga: Pengamat: Ridwan Kamil Mending di Jabar, Bisa Jaga Kestabilan Suara Partai Golkar hingga Pemilu 2029
"Anies Baswedan menguasai pemilih rasional dan loyal atau sekitar 60 persen secara peta sosiologis politik.
Kalau secara politik, 'bunuh diri" RK, kalau memaksakan untuk maju di Pilkada Jakarta," katanya menegaskan.
Dia menyarankan Golkar mempertimbangkan strategi dengan matang, apakah mengusung RK di Pilkada Jakarta atau tetap di Jawa Barat.
Lanjut dia, Golkar harusnya tetap membuka pintu untuk komunikasi intensif dengan partai politik lain.
Sebelumnya juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan lebih condong mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat.
Berdasarkan hasil survei, RK mempunyai peluang kemenangan yang lebih besar jika berkontestasi di Jawa Barat dibandingkan di Jakarta.
Namun, dia memastikan sejauh ini partainya belum memutuskan karir politik anggota tersebut.
"Dan Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi, jauh sekali di atas nama-nama yang lain," kata Doli.
Menurutnya Golkar pun bakal menilai pengusungan calon untuk Pilkada bakal berdasarkan kepentingan daerahnya.
Untuk itu, menurutnya, figur yang akan diusung bakal betul-betul cocok untuk membawa kemajuan dalam pembangunan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


