Jakarta

Pilkada DKI Jakarta 2024 Semakin Panas, Menkeu Sri Mulyani Dirumorkan Maju Bacagub

aditia | 7 Mei 2024, 14:21 WIB
Pilkada DKI Jakarta 2024 Semakin Panas, Menkeu Sri Mulyani Dirumorkan Maju Bacagub

AKURAT JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 semakin panas karena Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dirumorkan maju sebagai bakal calon gubernur (bacagub).

Selain Sri Mulyani, Pilkada DKI Jakarta 2024 juga memunculkan beberapa nama seperti Ahok, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan lain sebagainya.

Meski demikian, nama Sri Mulyani baru-baru ini santer jadi calon kuat Gubernur DKI Jakarta jelang Pilkada 2024.

Kepastian tersebut datang usai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak.

Baca Juga: Bikin Konten Terkait Jakarta dan Singgung Penonaktifan NIK, Kode Ahok Maju Pilkada 2024?

Gilbert mengatakan jika pihaknya akan mengusulkan Sri Mulyani tersebut.

"Di internal, masuk melihat nama-nama yang masuk sejauh ini ada Bu Risma, Bu Sri Mulyani, Pak Andika, dan Pak Adi Wijaya," kata Gilbert Simanjuntak.

Salah satu alasan muncul nama Sri Mulyani adalah prestasinya sebagai pejabat teknokrat yang tak perlu diragukan lagi.

Salah satu prestasi dari Sri Mulyani adalah pernah meraih predikat sebagai Menteri Keuangan terbaik di dunia.

Baca Juga: Dirumorkan Maju Pilkada DKI Jakarta 2024, Anies Baswedan: Semua Panggilan Tugas Dipertimbangan dengan Serius

Wanita kelahiran Bandar Lampung tersebut meraih sebagai Finance Minister of the Year for East Asia Pacific pada tahun 2020 dari Majalah Global Markets.

Itu adalah penghargaan kedua yang diterima oleh Sri Mulyani karena pada tahun 2018 ia mendapatkan prestasi serupa.

Penghargaan tersebut dinobatkan kepada Sri Mulyani ketika berperan dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.

Komitmennya memberikan stimulus fiskal dalam bentuk perlindungan sosial, intensif perpajakan, penjaminan pinjaman, dan subsidi di sektor usaha layak diapresiasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.