Jakarta

Optimistis, Sebenarnya Gen Z Miliki Minat Baca

Ainun Kusumaningrum | 7 September 2023, 09:43 WIB
Optimistis, Sebenarnya Gen Z Miliki Minat Baca

AKURAT.CO - Gen Z sebanyak 98 persen menggunakan smartphone untuk berselancar di internet hampir sepanjang waktu.

Demikian studi di State University of New York. Studi melibatkan 500 mahasiswa.

Hasilnya mengungkap bahwa lebih dari setengah Gen Z menghabiskan 9 jam atau lebih, dalam satu hari untuk menggunakan smartphone mereka.

Baca Juga: Warga Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Kali Mookevart

Lalu hampir setengahnya menghabiskan 3-8 jam per hari untuk menggunakan smartphone.

Ketergantungan terhadap teknologi dan internet juga pada akhirnya menyebabkan minat baca Gen Z rendah.

Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas, Sri Marganingsih mengatakan, untuk meningkatkan minat baca Gen Z memang cukup menantang.

Baca Juga: YouTuber Laurendra Hutagalung Ditimpuki Batu Saat Bikin Konten Pemotor Lawan Arah di Flayover Slipi

Membaca itu sering kali dianggap membosankan dan tidak seru, berbeda ketika mereka bermain gim atau berselancar di media sosial.

"Hal Itu memang keadaan yang terjadi saat ini, sekaligus tantangan bagi kita,” kata Sri dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Menurut Sri, orang tua memiliki peran krusial dalam memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya membaca.

Baca Juga: Warga Rusun Marunda Bersedia Direlokasi ke Rusun Nagrak, Asal 4 Syarat Ini Dipenuhi

Orang tua juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya dalam hal membaca. Jangan sampai, orang tuanya sendiri malah lebih mementingkan gawai dibanding membaca.

Dalam upaya meningkatkan minat baca Gen Z, pemerintah tentu memiliki andil. Salah satu upaya itu direalisasikan dengan menyediakan akses buku secara digital yang telah bisa diakses di BintangPusnas.

“Sekarang sudah lebih dari 1,3 juta koleksi buku yang dapat diakses. Ini termasuk buku-buku bacaan yang beragam, bukan hanya kebutuhan sekolah,” kata dia.

Sri optimistis bahwa gen Z sebetulnya memiliki minat untuk membaca. Asalkan, kata dia, bahan-bahan bacaan yang tersedia harus sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Selain itu, bacaan tersebut juga disampaikan dengan bahasa populer yang mudah dipahami.

“Itu juga yang membuat kami berupaya untuk bukan hanya menambah koleksi bacaan, tapi juga bagaimana buku yang tersedia sesuai dengan minat generasi muda,” kata Sri.

Generasi Z yang lahir tahun 1997 sampai 2012, hidup di era teknologi. Mereka sangat akrab dengan internet dan ponsel pintar.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.