Jakarta

Selendang Mayang, Kesegaran Legendaris Betawi yang Mulai Langka

Zainal Abidin | 25 September 2025, 13:00 WIB
Selendang Mayang, Kesegaran Legendaris Betawi yang Mulai Langka

AKURAT JAKARTA - Menjelajahi kuliner khas Betawi selalu menghadirkan pengalaman yang tak pernah habis dan senantiasa menarik untuk dinikmati.

Salah satunya adalah Es Selendang Mayang, minuman khas Betawi yang kini semakin jarang ditemui.

Meski begitu, bagi para pencinta wisata kuliner, berburu minuman ini menjadi pengalaman unik yang tak boleh dilewatkan.

Baca Juga: Festival Delapan Siap Guncang Makassar Akhir Pekan Ini, Menghadirkan Andra and The Backbone, Geisha hingga Dikta Wicaksono, Cek Lokasinya di Sini!

Selendang Mayang memiliki tampilan yang menggoda.

Potongan adonan tepung beras yang berwarna-warni seperti merah muda, putih, dan hijau, ditata rapi dalam mangkuk atau gelas.

Teksturnya kenyal, mirip agar-agar tetapi lebih padat.

Baca Juga: Jangan Lupa! Andien hingga Gilang Ramadhan Bakal Meriahkan North Jazz Festival 2025 di Baywalk Mall Pluit Akhir Pekan Ini, Simak Daftar Penampilnya

Sajian ini kemudian disiram santan gurih, larutan gula merah yang manis legit, serta es serut yang menyegarkan.

Perpaduan rasanya menghadirkan sensasi manis, gurih, dan dingin sekaligus, membuat siapa pun yang mencicipinya ingin kembali menyeruput.

Nama uniknya juga menyimpan filosofi. “Selendang” merujuk pada kain panjang yang anggun, sementara “Mayang” menggambarkan bunga pinang yang cantik.

Baca Juga: Geopark Maros-Pangkep, Karst Megah Sulawesi yang Mendunia

Filosofi ini mencerminkan keindahan dan kelembutan budaya Betawi yang diwariskan turun-temurun.

Dulu, Selendang Mayang mudah ditemui di gerobak pedagang keliling di sudut-sudut kampung Jakarta.

Kini, keberadaannya semakin langka dan lebih banyak muncul di festival budaya Betawi atau acara-acara khusus.

Baca Juga: Pola Komunikasi di WhatsApp Bisa Ungkap Tanda Red Flag pada Pasangan

Justru kelangkaan inilah yang membuat berburu Selendang Mayang terasa istimewa.

Rasanya seperti menemukan potongan sejarah yang masih hidup di tengah hiruk pikuk kota metropolitan.

Bagi wisatawan kuliner, mencoba Selendang Mayang bukan hanya soal menikmati segarnya minuman, tetapi juga merasakan napas budaya Jakarta tempo dulu.

Baca Juga: Kepribadian Otrovert, Langka tapi Punya Kekuatan Unik yang Membuatnya Menarik

Saat gelas berisi warna-warni kenyal, santan, gula merah, dan es serut hadir di hadapan Anda, ada sensasi nostalgia yang sulit dijelaskan.

Jadi, bila berkunjung ke Jakarta, jangan ragu untuk meluangkan waktu berburu Es Selendang Mayang.

Siapa tahu, di balik satu tegukan segarnya, Anda bisa merasakan kehangatan budaya Betawi yang tak lekang oleh zaman.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.