Jakarta

Dari Bogor hingga Bengkulu, Jejak Rafflesia yang Wajib Kamu Kunjungi

Zainal Abidin | 25 November 2025, 18:30 WIB
Dari Bogor hingga Bengkulu, Jejak Rafflesia yang Wajib Kamu Kunjungi

AKURAT JAKARTA - Bunga Rafflesia merupakan salah satu flora paling ikonik di Indonesia, sekaligus menjadi buruan para wisatawan pencinta keindahan alam.

Namun, bunga ini tidak mekar setiap saat, sehingga siapa pun yang ingin menyaksikannya harus mengetahui lokasi dan waktu yang tepat.

Rafflesia hanya mekar beberapa hari sebelum kemudian layu, menjadikannya bunga yang penuh misteri dan bernilai tinggi untuk diamati.

Baca Juga: Bukan Soal Kursi dan Sabuk Pengaman, Ini Kebiasaan yang Wajib Kamu Ikuti Saat Naik Pesawat

Beberapa lokasi di Indonesia telah menjadi habitat penting bagi berbagai jenis Rafflesia.

1. Kebun Raya Bogor (KRB)

Salah satu tempat yang paling mudah kamu akses adalah Kebun Raya Bogor (KRB) di Jalan Ir. H. Juanda.

Baca Juga: WAF, Festival Angklung Terbesar 2025 Siap Guncang Jakarta dengan Kolaborasi Budaya Unik

KRB memiliki koleksi beberapa spesies seperti Rafflesia arnoldii, Rafflesia patma, serta Rafflesia rochussenii yang berasal dari Jawa dan Sumatra.

2. Kebun Raya Cibodas, Cianjur

Baca Juga: PIK2 Kembali Kejutkan Publik, Hotel Crowne Plaza Jakarta Siap Berdiri di Tepi Pantai

Selanjutnya, Kebun Raya Cibodas, Cianjur, juga menjadi pusat konservasi puspa-puspa langka.

Di sini terdapat Rafflesia rochussenii, dan bunga ini pernah mekar terakhir kali pada 1 Juli 2011.

Lokasinya berada di Jalan Kebun Raya Cibodas, Kelurahan Sindanglaya, Kecamatan Cipanas.

Baca Juga: Healing Murah Meriah: Tujuh Taman Jakarta Utara yang Wajib Kamu Datangi

3. Bengkulu

Salah satu wilayah yang paling terkenal dengan kehadiran bunga raksasa ini adalah Bengkulu, yang bahkan mendapat julukan Bumi Rafflesia.

Di daerah ini, Rafflesia arnoldii tumbuh subur di beberapa titik seperti Liku 9 di Hutan Lindung Taba Penanjung, Kabupaten Kepahiang.

Baca Juga: Rahasia Kemang Raya: Kehidupan Kota, Kuliner Malam, dan Kreativitas Tanpa Henti

Kamu juga bisa menemukannya di Hutan Lindung Boven Lais, Bengkulu Utara, yang dikenal dengan Rafflesia gadutensis.

Pemerintah setempat menjadikan bunga ini sebagai daya tarik wisata utama.

4. Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL)

Baca Juga: Festival Angklung Dunia 2025 Digelar di Kota Tua pada Minggu 23 November Besok, Berikut Rangkaian Acaranya

Selain itu, kamu juga dapat menemukan Rafflesia di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang membentang dari Aceh hingga Sumatra Utara.

Taman nasional ini menjadi rumah bagi beragam flora langka, termasuk Rafflesia arnoldii.

5. Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

Baca Juga: Ternyata Ini Spot Instagramable Terbaik di Penang, Bikin Foto Kamu Makin Aesthetic

Ada juga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang melintang di empat provinsi: Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.

Rafflesia arnoldii menjadi salah satu kebanggaan utama taman nasional tersebut.

6. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)

Baca Juga: Jangan Lupa! Malam Ini Lampung Fest 2025 Menghadirkan Konser Peewee Gaskins dan Besok Guyon Waton di PKOR Way Halim, Gratis!

Tak kalah menarik adalah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang membentang dari Bengkulu bagian selatan hingga Lampung.

Di taman nasional ini, Rafflesia arnoldii dilaporkan beberapa kali tumbuh dan mekar.

Beberapa wilayah di Jawa Barat juga pernah menjadi habitat Rafflesia, meskipun keberadaannya tidak rutin dipantau.

Baca Juga: Konser Gratis Terakhir Lampung Fest 2025 di PKOR Way Halim, Malam Ini Menampilkan Guyon Waton dan Pats Angels

Ada lokasi yang pernah ditumbuhi bunga ini namun tidak berkembang biak seperti yang dikelola di kebun raya.

Dengan banyaknya lokasi tumbuh Rafflesia di Indonesia, kamu bisa merencanakan kunjungan untuk menyaksikan mekarnya bunga raksasa ini.

Namun, pastikan untuk selalu mengecek informasi terbaru karena Rafflesia hanya mekar dalam waktu sangat singkat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.