Jakarta

Pulau Kotok, Surga Bahari Asri dan Rumah Elang Bondol di Utara Jakarta

Zainal Abidin | 30 Januari 2026, 18:00 WIB
Pulau Kotok, Surga Bahari Asri dan Rumah Elang Bondol di Utara Jakarta

AKURAT JAKARTA - Pulau Kotok menjadi salah satu permata wisata bahari di Kepulauan Seribu dengan alam yang masih asri, udara sejuk, dan laut biru yang menenangkan hati.

Pulau ini menawarkan pantai berpasir putih yang bersih, berpadu air laut jernih, sehingga cocok dijadikan tempat melepas penat dari hiruk pikuk kota.

Akses menuju Pulau Kotok dapat ditempuh dari Muara Angke menuju Pulau Harapan sekitar tiga jam, lalu dilanjutkan kapal kecil selama 45 menit.

Baca Juga: De Tjolomadoe, Napak Tilas Pabrik Gula Bersejarah yang Berubah Jadi Ikon Wisata Modern

Perjalanan laut yang cukup panjang akan terbayar lunas saat kapal merapat di dermaga kecil dengan panorama pulau yang cantik dan fotogenik.

Wisatawan biasanya langsung mengabadikan momen karena pemandangan laut biru, pepohonan hijau, dan pasir putih terlihat begitu kontras.

Pulau Kotok dikenal sebagai destinasi yang pas untuk berenang, bermain air, hingga melompat dari dermaga dengan suasana yang aman dan menyenangkan. 

Baca Juga: Galeri Budaya Tionghoa Indonesia, Destinasi Wisata Budaya Baru di Jakarta

Selain aktivitas air, pengunjung juga dapat menikmati keindahan matahari terbit dan tenggelam yang terlihat jelas dari sisi timur dan barat pulau.

Daya tarik utama Pulau Kotok lainnya adalah keberadaan Pusat Konservasi Elang Bondol yang berdiri sejak tahun 2004 di lahan seluas tiga hektare.

Untuk mengunjungi area konservasi, wisatawan wajib memiliki Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi dari BKSDA DKI Jakarta.

Baca Juga: Jangan Lupa! IIMS 2026 Mulai Digelar Pekan Depan, Pameran Otomotif dan Konser Musik Selama 11 Hari, Tampilkan Iwan Fals, Tulus, Hindia hingga Dewa 19

Elang bondol pernah ditetapkan sebagai maskot Jakarta pada masa Gubernur Ali Sadikin dan dikenal luas sebagai simbol kebanggaan ibu kota.

Burung ini juga menjadi maskot Asian Para Games 2018 dengan nama Momo, yang memperkenalkan elang bondol ke kancah internasional.

Elang bondol atau Haliastur indus merupakan satwa dilindungi karena populasinya terancam punah dan dijaga melalui regulasi nasional.

Baca Juga: Anjungan DKI Jakarta TMII: Destinasi Wisata Budaya Betawi dalam Satu Langkah

Saat ini, pusat konservasi menampung 29 ekor elang bondol, sembilan elang laut, dan satu elang kepala abu hasil sitaan dan penyerahan warga.

Elang-elang tersebut dirawat, diberi pakan ikan laut, serta menjalani tahapan suaka, sosialisasi, dan rilis sebelum kembali ke alam.

Pulau Kotok pun menjadi contoh wisata edukatif yang memadukan keindahan alam, rekreasi bahari, dan upaya nyata pelestarian satwa langka. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.