Jakarta

Karst Citatah Bandung, Destinasi Alam Eksotis yang Jadi Sorotan Dunia

Zainal Abidin | 30 Januari 2026, 19:00 WIB
Karst Citatah Bandung, Destinasi Alam Eksotis yang Jadi Sorotan Dunia

AKURAT JAKARTA - Karst Citatah di Kabupaten Bandung Barat mendadak jadi perbincangan luas setelah disebut sebagai lokasi syuting film yang dibintangi Lisa BLACKPINK.

Kawasan alam ini dikenal memiliki bentang batu kapur purba dengan karakter visual kuat yang jarang ditemukan di destinasi wisata Bandung lainnya.

Keindahan Karst Citatah terasa begitu mentah dan alami, menghadirkan nuansa sinematik yang cocok untuk film, fotografi artistik, dan konten visual modern.

Baca Juga: 3 Event di Jakarta Bulan Februari 2026 yang Paling Dinantikan

Tak heran jika nama Karst Citatah langsung mencuri perhatian traveler, pegiat alam, hingga penggemar budaya pop dari berbagai daerah.

Karst Citatah terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dan menjadi bagian penting dari kawasan karst terbesar di wilayah Jawa Barat.

Salah satu area paling terkenal adalah Stone Garden Citatah, hamparan batu purba di perbukitan yang sering disebut mirip lanskap film luar negeri.

Baca Juga: Lollipop Fest Vol. 01, Piknik Musik Estetik di De Tjolomadoe Jawa Tengah

Secara geologis, kawasan ini terbentuk melalui proses alam jutaan tahun yang menghasilkan formasi batu kapur dengan tekstur unik dan dramatis.

Bagi wisatawan, Karst Citatah menawarkan pengalaman menyatu dengan alam yang terasa berbeda dari wisata gunung atau hutan pada umumnya.

Tebing karst yang menjulang menciptakan siluet dramatis, terutama saat terkena cahaya matahari pagi atau sore yang lembut dan keemasan.

Baca Juga: De Tjolomadoe, Napak Tilas Pabrik Gula Bersejarah yang Berubah Jadi Ikon Wisata Modern

Pada waktu golden hour, Stone Garden berubah menjadi panggung alami dengan kabut tipis dan gradasi langit yang sangat memanjakan mata.

Karakter visual inilah yang membuat Karst Citatah sering dijadikan lokasi foto prewedding, film pendek, hingga konten cinematic travel.

Nuansa bebatuan kasar dan kontur tanah tak beraturan membuat pengunjung serasa berada di lokasi syuting film berskala internasional.

Baca Juga: Galeri Budaya Tionghoa Indonesia, Destinasi Wisata Budaya Baru di Jakarta

Selain berburu foto, pengunjung dapat menikmati trekking ringan menyusuri kawasan Stone Garden dengan pemandangan perbukitan yang menenangkan.

Bagi yang berpengalaman, Karst Citatah juga dikenal sebagai salah satu spot panjat tebing populer dengan jalur alami yang menantang.

Kawasan ini kerap dijadikan lokasi wisata edukasi geologi karena menyimpan sejarah panjang tentang pembentukan bumi dan lanskap purba.

Baca Juga: Jangan Lupa! IIMS 2026 Mulai Digelar Pekan Depan, Pameran Otomotif dan Konser Musik Selama 11 Hari, Tampilkan Iwan Fals, Tulus, Hindia hingga Dewa 19

Untuk pengalaman santai, duduk menikmati panorama sambil piknik sederhana sudah cukup menghadirkan ketenangan dari hiruk pikuk kota.

Agar kunjungan tetap nyaman, sebaiknya datang pagi atau sore hari untuk menghindari panas terik sekaligus mendapatkan cahaya terbaik.

Gunakan alas kaki yang nyaman dan anti licin karena jalur didominasi bebatuan kapur dengan permukaan yang tidak selalu rata.

Baca Juga: Anjungan DKI Jakarta TMII: Destinasi Wisata Budaya Betawi dalam Satu Langkah

Karena merupakan area alam terbuka, penting untuk mengecek cuaca dan tetap berhati-hati, terutama saat kondisi setelah hujan.

Menjaga kebersihan dan mematuhi aturan setempat menjadi kunci agar keindahan Karst Citatah tetap lestari untuk generasi mendatang.

Akses menuju Karst Citatah terbilang mudah dengan kendaraan pribadi dari Kota Bandung melalui Padalarang dan Cipatat.

Baca Juga: Pulau Kotok, Surga Bahari Asri dan Rumah Elang Bondol di Utara Jakarta

Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar sepuluh hingga dua puluh menit menuju Stone Garden dengan jalur menanjak.

Bagi pengguna transportasi umum, perjalanan bisa dilanjutkan dari Stasiun Padalarang menggunakan ojek atau kendaraan daring. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.