Tari Burung Raja Udang, Pesona Baru Wisata Budaya di Jakarta Utara

AKURAT JAKARTA - Tari Burung Raja Udang adalah tarian tradisional khas Jakarta Utara yang sering ditampilkan dalam acara budaya.
Tari Burung Raja Udang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, terutama mereka yang menyukai seni dan tradisi.
Tarian Burung Raja Udang, yang baru diperkenalkan pada Agustus 2024, bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga cerminan kekayaan budaya pesisir yang menjadi identitas kawasan ini.
Tarian ini terinspirasi dari lambang Kota Jakarta Utara, yaitu burung raja udang yang dikenal karena keindahan warnanya.
Simbol ini tidak dipilih secara kebetulan, melainkan menyiratkan semangat masyarakat pesisir Jakarta Utara yang tangguh, dinamis, dan penuh harapan.
Tarian ini pertama kali dipentaskan dalam acara Korpri Bergema “Primadona” di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utaa.
Baca Juga: Jakarta Rayakan Ulang Tahun, Warganya Dapat Hadiah Diam-diam: Pasar Murah di Balik Gang-Gang Kota
Tak kurang dari 700 peserta yang terdiri atas seniman lokal, guru PAUD, masyarakat umum, hingga para pegiat budaya turut serta menyukseskan peluncuran tari ini.
Perlu diketahui,Tari Burung Raja Udang memiliki keunikan tersendiri dengan koreografinya yang menggabungkan beragam elemen budaya.
Selain mengadopsi gerak-gerak tari pesisir, tarian ini juga menyisipkan unsur Tari Topeng, Reog, hingga Barongsai, sehingga menciptakan harmonisasi budaya yang kaya dan berwarna.
Baca Juga: Pramono Anung Buka FJGS 2025: Jakarta Siap Jadi Surga Belanja
Tidak hanya menarik secara visual, perpaduan ini sekaligus menegaskan semangat persatuan dalam keberagaman, sesuai dengan filosofi Bhinneka Tunggal Ika.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta Utara, menyaksikan pertunjukan Tari Burung Raja Udang bisa menjadi salah satu agenda wajib.
Selain pertunjukan yang digelar dalam acara resmi, pemerintah setempat juga berencana menjadikan tarian ini sebagai atraksi rutin di berbagai ruang publik, taman kota, serta festival budaya.
Baca Juga: Ayo Rayakan HUT Jakarta ke-498 dengan Wisata Gratis ke Ancol!
Pelatihan kepada para pendidik dan komunitas lokal juga dilakukan untuk memastikan pelestarian karya budaya ini bisa terjaga.
Melalui pesona tarian Burung Raja Udang, Jakarta Utara tidak hanya dikenal dengan wisata baharinya saja, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik dan edukatif.
Dengan semangat kolaborasi antarwarga, seniman, dan pemerintah, Tari Burung Raja Udang diharapkan dapat menjadi ikon baru wisata budaya Jakarta Utara yang menarik untuk para wisatawan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






