Jakarta

Rumah Akar Kota Tua: Spot Prewedding Unik Bernuansa Vintage yang Jadi Incaran Fotografer

Zainal Abidin | 6 Agustus 2025, 07:54 WIB
Rumah Akar Kota Tua: Spot Prewedding Unik Bernuansa Vintage yang Jadi Incaran Fotografer

AKURAT JAKARTA - Di tengah padatnya ibu kota, tersembunyi sebuah tempat unik yang seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu.

Namanya Rumah Akar, salah satu bangunan bersejarah yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di Jalan Kali Besar Timur.

Meski tak semegah bangunan kolonial lain di sekitarnya, Rumah Akar menyimpan daya tarik tersendiri yang membuatnya begitu populer, terutama di kalangan pecinta fotografi dan sejarah.

Baca Juga: Nikmati Wisata 3 Pulau di Jakarta Hanya Rp49.000! Seru, Bersejarah, dan Nyaman

Rumah Akar dulunya merupakan bagian dari gudang milik Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), kongsi dagang Belanda yang beroperasi di Indonesia pada abad ke-17 hingga 18.

Fungsi utamanya saat itu adalah sebagai tempat penyimpanan rempah-rempah dan barang-barang dagangan.

Seiring waktu, bangunan ini kemudian tidak terpakai dan mejadi tidak terawat, hingga akhirnya dibiarkan dalam kondisi kosong tanpa penghuni.

Baca Juga: Pulau Air, Surga Tersembunyi di Kepulauan Seribu yang Masih Alami

Karena lama tidak digunakan, akar-akar pohon besar secara alami merambat di sebagian besar permukaan dinding bangunan.

Akar-akar tersebut tumbuh lebat menyelimuti struktur luar dan dalam bangunan.

Namun, hal itulah yang membuat tampilan bangunan menjadi khas sekaligus mengagumkan.

Baca Juga: Aviary Park Bintaro: Surga Mini Zoo Edukatif di Tengah Kota Tangerang Selatan

Kombinasi antara dinding bata yang lapuk dan akar pohon yang kuat menjadikan bangunan ini tampak seperti reruntuhan kuno yang tertelan oleh alam.

Saat ini, Rumah Akar dikenal sebagai salah satu spot foto paling ikonik di Kota Tua.

Banyak orang datang ke sini untuk berfoto prewedding, membuat konten media sosial, hingga merekam video klip.

Baca Juga: Pantai Maju: Spot Wisata Cantik ala Korea di Jakarta yang Gratis dan Instagramable

Walaupun belum dikelola secara resmi sebagai objek wisata, tempat ini tetap ramai dikunjungi oleh mereka yang ingin mengabadikan momen lewat foto.

Disarankan datang pada pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas dan bisa mendapatkan pencahayaan alami terbaik.

Rumah Akar bukan hanya tempat berfoto, tapi juga simbol bagaimana sejarah dan alam bisa berpadu menciptakan kisah baru.

Baca Juga: Hutan Kota Srengseng: Ruang Hijau Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Di balik akar-akar yang melilit itu, tersimpan jejak masa lalu yang diam-diam tetap hidup di jantung Jakarta.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.