5 Kuliner Betawi yang Mulai Langka, Pernahkah Anda Mencicipinya?

AKURAT JAKARTA - Jakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga sebagai rumah bagi ragam kuliner tradisional yang kaya rasa dan sejarah.
Kuliner Betawi dikenal dengan cita rasa unik hasil perpaduan budaya lokal dengan pengaruh Arab, Tionghoa, hingga Belanda.
Namun, saat ini kuliner Betawi mulai jarang ditemui di tengah derasnya arus modernisasi.
Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta
Berikut ini adalah daftar lima kuliner khas Betawi yang kini semakin sulit dijumpai di Jakarta.
1. Gabus Pucung
Hidangan berkuah hitam pekat seperti rawon ini menggunakan ikan gabus sebagai bahan utama.
Baca Juga: Berburu Kuliner Tengah Malam? Ini 5 Tempat Wajib Coba di Jakarta Barat!
Warna kuahnya berasal dari kluwek, memberikan cita rasa gurih dan sedikit pahit yang khas.
Dahulu, gabus pucung kerap disajikan di acara keluarga atau hajatan, namun kini penjualnya bisa dihitung dengan jari.
2. Nasi Ulam
Baca Juga: YUK BERBURU KULINER JAKARTA! Simak 3 Rekomendasi Wisata Kuliner Murah di Jalan Sabang Jakarta
Nasi putih yang disajikan dengan taburan serundeng, irisan telur, dan kuah semur ini dulu menjadi menu sarapan populer.
Aroma rempahnya yang wangi membuat nasi ulam begitu menggoda, tetapi keberadaannya kini kalah saing dengan makanan cepat saji.
3. Bubur Jali
Baca Juga: Mengenal Topeng Betawi, Kesenian yang Kerap Disangka Lenong
Bubur manis ini terbuat dari biji jali yang direbus hingga lembut, lalu disajikan dengan santan dan gula merah.
Teksturnya kenyal dengan rasa gurih manis yang menenangkan, cocok disantap hangat di pagi hari.
4. Kue Sengkulun
Baca Juga: Menggali Filosofi Spiritual dalam Silat Betawi
Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan yang dikukus bersama santan, kemudian diberi warna-warni alami.
Teksturnya legit dan padat, biasa dihidangkan pada perayaan atau selamatan.
Kini, kue sengkulun jarang ditemui di pasar tradisional.
Baca Juga: Tanjidor: Irama Betawi Bernuansa Eropa dari Masa ke Masa
5. Laksa Betawi
Laksa Betawi memiliki kuah santan kental beraroma rempah, berisi bihun atau ketupat, taoge, daun kemangi, dan suwiran ayam atau udang.
Rasanya gurih dan segar, tetapi keberadaannya mulai tersisih oleh varian laksa dari daerah lain.
Meski beberapa kuliner Betawi mulai langka, masih ada makanan khas yang tetap bertahan seperti kerak telor, asinan Betawi, soto tangkar, dan soto Betawi.
Melestarikan kuliner ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga menjaga identitas budaya Jakarta agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih

