Jakarta

5 Kuliner Betawi yang Mulai Langka, Pernahkah Anda Mencicipinya?

Zainal Abidin | 9 Agustus 2025, 20:56 WIB
5 Kuliner Betawi yang Mulai Langka, Pernahkah Anda Mencicipinya?

AKURAT JAKARTA - Jakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga sebagai rumah bagi ragam kuliner tradisional yang kaya rasa dan sejarah.

Kuliner Betawi dikenal dengan cita rasa unik hasil perpaduan budaya lokal dengan pengaruh Arab, Tionghoa, hingga Belanda.

Namun, saat ini kuliner Betawi mulai jarang ditemui di tengah derasnya arus modernisasi.

Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta

Berikut ini adalah daftar lima kuliner khas Betawi yang kini semakin sulit dijumpai di Jakarta.

1. Gabus Pucung

Hidangan berkuah hitam pekat seperti rawon ini menggunakan ikan gabus sebagai bahan utama.

Baca Juga: Berburu Kuliner Tengah Malam? Ini 5 Tempat Wajib Coba di Jakarta Barat!

Warna kuahnya berasal dari kluwek, memberikan cita rasa gurih dan sedikit pahit yang khas.

Dahulu, gabus pucung kerap disajikan di acara keluarga atau hajatan, namun kini penjualnya bisa dihitung dengan jari.

2. Nasi Ulam

Baca Juga: YUK BERBURU KULINER JAKARTA! Simak 3 Rekomendasi Wisata Kuliner Murah di Jalan Sabang Jakarta

Nasi putih yang disajikan dengan taburan serundeng, irisan telur, dan kuah semur ini dulu menjadi menu sarapan populer.

Aroma rempahnya yang wangi membuat nasi ulam begitu menggoda, tetapi keberadaannya kini kalah saing dengan makanan cepat saji.

3. Bubur Jali

Baca Juga: Mengenal Topeng Betawi, Kesenian yang Kerap Disangka Lenong

Bubur manis ini terbuat dari biji jali yang direbus hingga lembut, lalu disajikan dengan santan dan gula merah.

Teksturnya kenyal dengan rasa gurih manis yang menenangkan, cocok disantap hangat di pagi hari.

4. Kue Sengkulun

Baca Juga: Menggali Filosofi Spiritual dalam Silat Betawi

Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan yang dikukus bersama santan, kemudian diberi warna-warni alami.

Teksturnya legit dan padat, biasa dihidangkan pada perayaan atau selamatan.

Kini, kue sengkulun jarang ditemui di pasar tradisional.

Baca Juga: Tanjidor: Irama Betawi Bernuansa Eropa dari Masa ke Masa

5. Laksa Betawi

Laksa Betawi memiliki kuah santan kental beraroma rempah, berisi bihun atau ketupat, taoge, daun kemangi, dan suwiran ayam atau udang.

Rasanya gurih dan segar, tetapi keberadaannya mulai tersisih oleh varian laksa dari daerah lain.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Soto Enak di Jakarta, Mulai Ambengan, Tangkar hingga Betawi, Dijamin Segar Bikin Ketagihan

Meski beberapa kuliner Betawi mulai langka, masih ada makanan khas yang tetap bertahan seperti kerak telor, asinan Betawi, soto tangkar, dan soto Betawi.

Melestarikan kuliner ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga menjaga identitas budaya Jakarta agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.